Diupdate pada 6 Maret, 2026 3:38
Tayang Jum’at, (06/03/2026)
Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan insan pers, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, pengurus partai politik, PMI, serta lembaga swadaya masyarakat se-Kabupaten Padang Pariaman di Rumah Dinas Bupati, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan para pemangku kepentingan, khususnya media dan generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan kondisi keuangan daerah yang saat ini menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran nasional melalui Instruksi Presiden Nomor 25 Tahun 2025. Kebijakan tersebut berdampak pada pengurangan anggaran daerah sekitar Rp145 miliar.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan dengan memprioritaskan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kondisi fiskal saat ini memang tidak mudah. Namun pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan sumber daya yang ada agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Bupati.
Ia juga menyinggung berbagai upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Padang Pariaman. Berbagai langkah telah dilakukan, di antaranya melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk membersihkan kawasan permukiman, melakukan normalisasi lingkungan, serta memperbaiki fasilitas umum yang terdampak.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain kawasan permukiman di Nagari Kasang, fasilitas pendidikan di wilayah Katapiang, serta sejumlah titik di kawasan Ulakan Tapakis yang sebelumnya terdampak bencana.
Dalam upaya memperkuat dukungan pembangunan daerah, Bupati juga menyampaikan bahwa komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan. Ia mengungkapkan, hingga saat ini telah ada sembilan menteri yang berkunjung ke Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman untuk melihat langsung kondisi daerah serta membahas berbagai peluang dukungan program pembangunan.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperhatikan aspek keselamatan dan fasilitas publik, salah satunya melalui penataan dan pengamanan bantalan rel kereta api di kawasan arena pacuan kuda guna memastikan keamanan masyarakat.
Menjelang akhir acara, Bupati turut menyampaikan rencana pelaksanaan event budaya daerah Pacu Kudo II Padang Pariaman 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Maret 2026. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta sektor pariwisata daerah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausyiah Ramadan yang disampaikan oleh Syafral Abdi. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga amanah, kebersamaan, serta semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Melalui momentum Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap sinergi antara pemerintah, media, pemuda, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendorong kemajuan daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Adapun organisasi yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Forum Tani se-Padang Pariaman, perwakilan partai politik, organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), insan pers se-Padang Pariaman, PMI Padang Pariaman, Dewan Kesenian, Dewan Pendidikan, KNPI, Karang Taruna, KONI, HIMAPAR, serta pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Padang Pariaman.
(Kominfo)
(Meihizra/wapemred)






