Diupdate pada 1 Desember, 2025 3:51
Tayang Senin, (01/12/2025)
Sijunjung-Borneoindonesianews.com,-
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sijunjung, terpilih sebagai Pengurus Rohani Islam (Rohis) tingkat Nasional Tahun 2025. lolos dalam seleksi yang digelar pada Kongres Rohis Nasional I yang berlangsung di Jakarta pada 12–15 November 2025.
Tiga Siswa SMKN 3 Sijunjung terpilih mewakili Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengikuti Kongres Rohis Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Tangerang.

Kehadiran pengurus-pengurus rohis dari berbagai provinsi di Indonesia termasuk Sumbar, merupakan respons atas inisiatif Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama, yang menyelenggarakan kongres dengan tema “Inspiring Future Leaders for Peace and Compassion“.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membentuk kepengurusan Rohis tingkat nasional, membangun jejaring , serta memperkuat nilai-nilai budaya religius di sekolah bagi perwakilan pengurus Rohis SMA/SMALB/SMK se-Indonesia.

Selama empat hari di sana, para peserta tidak hanya fokus pada agenda utama kongres, seperti sidang pleno dan komisi untuk membahas AD/ART serta program kerja. Mereka juga mendapatkan penguatan kapasitas melalui berbagai talkshow inspiratif, mengikuti Grand Final lomba, dan melaksanakan Aksi Rohis Nasional Peduli Lingkungan.
Kepala sekolah Ponidi,S.Pd dan keluarga besar SMKN 3 Sijunjung menyampaikan rasa syukur dan bangga, serta mendoakan agar 3 Siswa SMKN Alivia Syifa Ayu, Abil Wini Putra, Zakia Nofilda agar dapat menjalankan tugasnya sebagai delegasi dengan lancar, membawa nama baik sekolah dan daerah, serta mendapatkan ilmu dan pengalaman berharga selama kongres berlangsung.
Kepala SMKN 3 Sijunjung Ponidi,S.Pd menyampaikan apresiasi atas kepercayaan ini.“Alhamdulillah, kami bersyukur 3 siswa kami mendapat amanah menjadi wakil Sumatera Barat di ajang nasional. Ini bukti nyata pembinaan karakter Islami di SMKN 3 Sijunjung berjalan seimbang dengan prestasi akademik,” ujarnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi antaraktivis Rohis, kongres ini juga bertujuan memperkuat jejaring dakwah pelajar, membekali peserta dengan semangat kepemimpinan, serta meneguhkan peran generasi muda dalam membangun karakter Islam yang moderat dan berakhlak mulia.
(Z).






