Sumber Daya Kepemimpinan Jadi Penentu Maju dan Tidaknya NTT

Diupdate pada 30 September, 2024 5:33

Tayang Senin, (30/09/2024)

Oleh : Afret Otu, SST., M.Par

NTT-Borneoindonesianews.com,-Pemimpin adalah ujung tombak dan roda penggerak dalam menggerakkan semua sistem agar dapat berjalan dengan maksimal dan memiliki out put/outcome yang bagus di semua ruang lingkup dan semua sektor.

Masyarakat NTT menginginkan NTT yang lebih maju dari sekarang, untuk berada pada mimpi NTT yang lebih maju, faktor penentu utama adalah leader atau pemimpin.

Berbicara tentang pemimpin, tentu memiliki korelasi tentang Sumber Daya Manusia (SDM), dan yang pasti pemimpin harus memiliki SDM yang berkualitas. Pemimpin masa lalu jadi pembelajaran melalui beragam konsep, implementasi, input maupun output yang telah dihasilkan, meski tidak terlepas dari beberapa yang dalam realisasi tidak terlaksana, namun mesti diakui ada perubahan walaupun tidak signifikan.

Pembangunan yang berkelanjutan di semua sektor yang menjadi prime mover atau penggerak ekonomi ini yang diharapkan oleh semua Masyarakat meskipun adanya regenerasi kepemimpinan.

Pemimpin jadi penentu dalam pembangunan sehingga memerlukan prinsip the right man on the right place atau (dapat menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat), karena konsekuensinya adalah jika salah menempatkan orang pada tempat yang tepat dapat berdampak buruk pada pembangunan yang diharapkan.

NTT membutuhkan prinsip the right man on the right place, baik itu Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, Wakil Walikota, hingga Kepala Desa atau Lurah.

Untuk kemajuan NTT, dibutuhkan Bigg Plan atau rencana besar melalui road map/peta panduan yang disertai dengan tindakan yang terintegrasi dari hulur hingga hilir di semua sektor pembangunan.

Pembangunan NTT yang holistik atau menyeluruh tidak hanya membutuhkan pembangunan sektor Sumber Daya Alam (SDA) yang terintegrasi. Namun pembangunan NTT menyeluruh adalah membutuhkan integrasi SDM dalam hal kepemimpinan yang terintegrasi dari tingkat atas hingga tingkat paling bawah dalam hal ini dari Gubernur hingga di tingkatan Kepala Desa.

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah key of circle/mata rantai kunci pembangunan dalam menggerakkan atau memanajemen Sumber Daya Alam (SDA), NTT baik potensi pariwisata, peternakan, kelautan dan perikanan serta sektor pembangunan lainnya.

NTT akan mengalami sedikit lompatan kemajuan bahkan tidak, kuncinya ada pada pemimpin, sedangkan pemimpin adalah hasil dari demokrasi atau tersirat bahwa pemimpin adalah pilihan Rakyat, sehingga kecerdasan Rakyat dalam memilih pemimpin sangat diperlukan.

Sebab konsekuensi baik buruknya, maju dan tidaknya pembangunan suatu daerah akan sangat dirasakan oleh Rakyat karena demokrasi akan berlaku yakni tidak hanya dari Rakyat, tetapi oleh Rakyat dan untuk Rakyat dan Semua akan kembali kepada Rakyat.

Lima tahun kepemimpinan adalah waktu yang relatif singkat, setiap pemimpin memiliki konsep pembangunan yang berbeda-beda dari waktu ke waktu, meski demikian, pemimpin adalah kunci utama dan roda penggerak yang menggerakkan semua roda pembangunan.

NTT sangat kaya dengan potensi alam, sehingga membutuhkan pemimpin yang tepat, NTT membutuhkan Gubernur dan Wakil yang tepat, NTT membutuhkan Bupati dan Wakil Bupati yang tepat serta Wali Kota yang tepat.

Leader integrasi/kepemimpinan yang terintegrasi, pemimpin tidak hanya memiliki kemampuan knowledge/pengetahuan tetapi kemampuan implementasi yang kuat.

Para pemimpin di NTT mesti memiliki kemampuan integrasi tidak hanya di daerah tetapi dapat membangun integrasi dan relasi yang kuat hingga tingkat pusat atau Nasional.

Para pemimpin NTT mesti memiliki relasi yang bagus ditingkat pusat untuk dapat membangun daerah, seperti ditingkat Kabupaten atau Kota, berdasarkan pengamatan, sejumlah daerah Kabupaten di NTT memiliki keterbatasan anggaran dalam membangun di semua sektor. Keterbatasan anggaran itu yang membuat NTT menyandang predikat daerah tidak maju. Pemimpin mesti lihai dan memiliki kemampuan khusus dalam membangun mitra hingga melobi anggaran ditingkat pusat dalam pembangunan di daerah baik Provinsi dan Kabupaten.

Selain itu, apabila ketersediaan anggaran yang cukup untuk pembangunan, perlu ada inovasi pembangunan yang baik yang tidak hanya by konsep tetapi berdasarkan output/hasil yang nyata dan maksimal.

Output yang nyata dan maksimal bukan hanya berdasarkan laporan fiktif atau manipulasi tetapi bassed reality/berdasarkan kenyataan atau fakta lapangan.

Sebab sejauh ini banyak laporan yang dapat dikatakan lip service/pemanis dibibir atau asal bapak senang. output yang baik dan maksimal hanya berdasarkan laporan sedangkan hasilnya bisa saja nihil.

NTT yang maju dan mengalami lompatan yang hebat adalah memiliki pemimpin yang hebat dan dapat membangun suatu sistem dan konsep pembangunan yang terintegrasi dengan baik dan benar dari tingkat paling atas hingga tingkat paling bawah di semua sektor.

Keberhasilan pembangunan di semua sektor di tingkat Provinsi maupun Kabupaten adalah kemampuan kolaborasi dan inovasi berkelanjutan pemimpin baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten.

(Fried)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews