Diupdate pada 30 Januari, 2026 5:55
Tayang Jum’at, (30/01/2026)
Kendari-Borneoindonesianews.com,- Hiruk pikuk Pemilihan Presiden tahun 2029 dari media lokal dan nasional serta perbincangan diberbagai tempat perlahan berhembus seantero Indonesia tak terkecuali di Propinsi Sulawesi Tenggara ( Sultra ) dengan jumlah pemilih mendekati angka 1,9 juta.
Berbagai rekam jejak digital mulai dilacak oleh semua kalangan untuk mendapatkan referensi sosok calon Presiden yang memiliki konsistensi, kecerdasan, ketulusan, sikap serta ide yang mencerminkan pribadi negarawan. Ini menjadi modal spektakuler untuk memimpin bangsa besar bernama Indonesia menjadi bangsa mandiri diberbagai aspek dan disegani dikancah global
Salah satu pegiat sosial politik Sultra, Jadusin, menyampaikan geliat masyarakat Sultra perlahan sudah mecari rekam figur potensial yang memungkinkan memenangkan pertarungan Pilpres 2029 dan figur tersebut memiliki kemampuan kuadrat membawa perubahan pada semua aspek kehidupan masyarakat menuju Indonesia emas 2045.
” Meskipun tahapan Pemilihan Presiden masih sangat jauh namun perbincangan politik seiring hembusan angin, perlahan tapi arahnya terasa kencang. Ruang politik warga negara semakin lebih enjoi dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi tentang Presidential threshold nol persen yang mengubah keinginan sebagian rakyat Sultra dan elit untuk mencari sosok Calon Presiden lebih awal dan leluasa “, ujar Jadusin
JiLumAR Institute yang di nahkodai Jadusin, bersama tim melakukan survei pada tanggal 2 Januari sampai 21 Januari tahun 2026 terkait figur potensial Calon Presiden tahun 2029 di Sultra yang tersebar pada 17 Kabupaten / Kota.
Survei mendapatkan enam sosok yang menjadi pilihan favorit masyarakat Sultra dengan elektabilitas teratas adalah mantan Calon Presiden 2024 Republik Indonesia yakni Anies Baswaden dengan 31,6%.
Posisi kedua ditempati Prabowo Subianto dengan angka 29,7 %, Agus Harimurti Yudhoyono 23,4%, Puan Maharani 21,1%, Dedi Mulyadi ( Gubernur Jawa Barat ) 18,1% dan terahir Andi Amran Sulaiman ( Menteri Pertanian RI ) dengan angka 16,5%.
Metode survei multistage random sampling dengan melibatkan 1.100 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,61 % pada tingkat kepercayaan 95%.
(Hasran Kasran / Kabiro Buton Utara)
Editor Utama : Robet T. Silun





