Tersangka Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis bisa menyeret Istrinya Artis (SD) .

Diupdate pada 8 April, 2024 8:47

Tayang Senin, (08/04/2024)

Jakarta-Borneoindonesianews.com,-Sejak ditetapkannya suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, sebagai salah satu tersangka dalam kasus korupsi komoditas timah yang ditengarai berpotensi merugikan hingga Rp 271 triliun. Terbaru, Kejagung juga telah melakukan penggeledahan di rumah Harvey Moeis.
sejumlah aset pribadi dan pergerakan uang yang pernah dilakukan oleh Harvey pun tak luput dari perhatian Kejagung.

Kehidupan artis Harvey dan Sandra dewi yang Sebelumnya jauh dari gosip itu memang dikenal royal. Keduanya menggelar resepsi pernikahan di Disneyland Tokyo, Jepang. Kemudian salah satu anak mereka, Raphael Moeis, sempat menjadi sorotan karena mendapat hadiah jet pribadi saat ulang tahun yang pertama

Kasus yang viral dan tengah Di Sorot Netizen dan masyarakat ini , menuai berbagai tanggapan yang beragam dari masyarakat ,

Salah satu Praktisi Hukum muda dari kantor
Trust Legal Law Firm
Tegar Prayoga, S.H
Dan Jack Kastanya, S.H.MH , mengungkapkan pada media , bahwa Sandra Dewi bisa saja ikut terseret dan menjadi tersangka dalam kasus ini ,karna ini kan sudah lama , tidak mungkin sebagai istri tidak mengetahui dan ikut menikmati hasil pemberian tersangka yang merupakan suami nya jika pihak penyidik saat ini konsisten menelusuri lebih lanjut terkait potensi adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus tersebut.

Menurut Jack Kastanya, S.H.MH bahwa dalam kasus ini bisa saja SD sebagai penampung atau bendahara yg menerima aliran dana dari tersangka karna hubungan mereka adalah suami istri jadi potensi adanya TPPU itu tapi TPPU pasif .

Sementara itu Tegar Prayoga mengatakan , untuk saat ini kita menunggu penyelidikan aset- aset yang lebih dalam , Untuk hukuman pertanggung jawaban Ia tidak bisa menyebutkannya dulu karna kembali lagi pada konsistensinya apakah penyidik akan lebih intens lagi melakukan pendalaman kasus ini tentu akan ada indikasinya dan indikasi itulah yang harus dipertanggungjawablan karna sudah jelas kan bahwa melanggar tindak pidana Korupsi.

(Lly)

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews