Diupdate pada 19 November, 2025 7:01
Tayang Rabu, (19/11/2025)
Kotawaringin timur-Borneoindonesianews.com,-Panitia pelaksana upacara ritual, tiwah desa Sudan yang di dipercaya khususnya anggota penyelenggara ritual, dan pada umum nya warga masyarakat desa Sudan kepada, (Heriyadi) selalu ketua panitia dan (Mekar) selaku sekretaris
Dalam kegiatan ritual ini, hadir perwakilan dari Dinas Pariwisata kabupaten kotawaringin, ketua Majelis Daerah, Agama Hindu Kaharingan, ibu (Rena, S, sos) Ketua Majelis Resot Agama Hindu Kaharingan Kecamatan Cempaga Hulu( Seleksi) dan tokoh tokoh yang lain nya.
Sebelum ketua panitia penyampaikan laporan pertanggung jawaban tentang kegiatan, awak media ini, mewawancara dengan singkat kapada ketua panitia, mengenai tahapan tahapan proses sehingga terselenggara nya upacara ritual tiwah ini,
Heriyadi menjelaskan proses nya sangat memakan waktu yang lumayan lama, lebih dari satu tahun untuk mengumpulkan Dana, dari 32 anggota penyelenggara, ia mengatakan Dana yang mereka proleh untuk ritual tiwah ini, mencapai, 290 juta rupiah murni secara suwadaya anggota,
Adapun (Alm) liau Haring Kaharingan yang di tiwah kan berjumlah 57 (Alm) liau Haring Kaharingan, terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Seperti biasanya setiap desa yang melaksanakan ritual tiwah, selalu ada acara laluhan dari berbagai desa yang beragamakan Hindu Kaharingan, laluhan tersebut merupakan ritual potong pantan, dan rombongan laluhan mengantarkan berbagai barang, yaitu beras, gula kopi, hewan kurban, sapi dan per alatan ritual tiwah itu, sendiri.
Tujuan nya laluhan agar dapat membantu pihak penyelenggara, ritual secara bergantian, laluhan adalah semacam arisan, bila sampai saat nya bagi desa yang mengantarkan laluhan/ arisan, maka yang menerima akan melaksanakan hal yang sama sesuai nominal yang mereka Terima, akan membayar,
Dalam kegiatan ritual tiwah ini, awak media tidak menanyakan lebih detail, berapa ekor hewan kurban, baik itu kerbau, sapi, ayam dan babi yang di kurban kan, namun yang pasti saat kita hadir, hari ini tadi, rabu 19/11/25, sekitar pukul 10:00 wib, mereka melakukan penembakan gerbang kurban 3 ekor kerbau, babi dan ayam,
Untuk hari selanjut nya mereka akan menombak hewan kurban sapi, sebanyak 3 ekor, begitu berdasarkan informasi yang di dapat di tempat upacara ritual tiwah itu sendiri,
Acara ritual tiwah ini mulai dari tahapan nya hampir satu bulan, sampai ke upacara terahir nya nanti,walau pun menggalang dana yang begitu besar tidak ada kendala yang begitu sulit bagi anggota penyelenggara ucap ketua panitia.
(Ruspandi)






