Zoom Meeting Jurnalis BI, Ternyata ini yang ditegaskan Pempred

Diupdate pada 6 Juni, 2024 2:23

Tayang Kamis, (06/06/2024)

Kupang Nusa Tenggara Timur -Borneoindonesianews.com,- Pimpinan dan Karyawan Surat Kabar Umum Borneo Indonesia menggelar Zoom meeting melalui,https://meet.google.com/usg-mpbv-jaw, guna mengevaluasi kinerja karyawan sekaligus rapat meningkatkan kompetensi jurnalis dalam menyajikan produk berita teraktual terpercaya kepada publik.

Rapat tersebut di pimpin langsung Pemimpin Redaksi (PEMPRED) Surat Kabar Umum Borneo Indonesia, Robet T. Silun yang digelar pada Kamis (06/06/2024) tepatnya pukul 12:00 – 12:45 WIB dihadiri langsung oleh pengurus Redaksi,Koorwil, Kabiro dan Wartawan seluruh Indonesia yang tengah ditugaskan di pusat Jakarta hingga di Kabupaten/Kota se-Indonesia
Dalam Zoom meeting ini Pemimpin Redaksi, Robet T. Silun tekankan etika kepada seluruh Wartawan Borneo Indonesia yang bertugas di lapangan agar bersikap santun dalam cara namun tegas dalam prinsip sebagai jurnalis

Selain itu, ia meminta karyawannya agar tidak menghalalkan segala cara untuk memperoleh sesuatu tertentu melainkan tetap konsisten menjaga profesionalisme dan independensi jurnalis di depan publik sebagaimana yang amat UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Dalam Rapat evaluasi itu dilaporkan dari kabupaten Batubara bahwasanya Jurnalis Borneo Indonesia yang hendak meliput kegiatan di pengadilan Batubara pada waktu lalu ternyata sala satu Wartawan mengalami tindakan intimidasi oleh oknum pegawai di pengadilan setempat dengan cara menyita alat-alat kerja wartawan sehingga mengakibatkan wartawan tidak menggunakan alat kerja ketika melaksanakan kegiatan peliputan, menanggapi aduan itu, Pempred Borneo Indonesia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oknum petugas pengadilan itu adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh UU manapun, justru tindakan itu mengindikasikan adanya upaya menghalangi tugas jurnalis dalam melaksanakan tugas di lapangan, karena itu pria asal Kalteng ini meminta wartawannya bertugas di kabupaten Batubara untuk melaporkan kepada pihak kepolisian jika masih mengalami tindakan intimidasi yang sama.
Ia meminta wartawan Borneo Indonesia agar tidak perlu takut terkait produk sebuah berita yang disajikan kepada publik jikalau pemberitaan itu telah sesuai fakta dan penuhi unsur – unsur berita
“Kalau Negara ini sudah bungkam, siapa yang tau, hanya media yang bisa publikasi setiap peristiwa yang terjadi di Negara ini” tegas Putra Kalimantan Tengah ini.

Untuk diketahui daftar hadir dalam Rapat Zoom meeting bersama Pemimpin Redaksi bersama Jurnalis Borneo Indonesia diantaranya:
1. Robet T. Silun (Pemimpin Redaksi)
2. Mei Hizra Nazri (Wakil Sekretaris Redaksi)
3. Agustinar (wapemred)
4. Firman Napitupulu (Kaboro Batu Bara)
5. Achmad Dimianty (Korwil Kalteng)
6. Rudi Halik (Korwil Kalber)
7. Ridom Malik (Korwil Jambi)
8. Effendi ( Kabiro BI Ketapang)
9. Marteno (Kabiro Sanggau Kalbar)
10. Abadi (Kabiro Kobar)
11. Fran Depi M. Wartawan Kalteng
12. Andreas Korsina (Kabiro Sukamara)
13. Sifrid Ati ( Korwil-NTT).

Penulis: Frid-Korwil-NTT
Editor Utama : Robet T. Silun.

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews