Diupdate pada 10 Agustus, 2024 2:59
Tayang Sabtu, (10/08/2024)
Batu Bara-Borneoindonesianews.com,-
Proyek Strategis Nasional termasuk Kegiatan Milik PT. Kereta Api Indonesia di Kabupaten Batubara Sumatera utara.
Dijalur perkereta Apian saat ini terlihat Kegiatan pelaksanaan Pekerjaan pengaspalan yang disebut Jalan Kolektor, lokasinya disisi jalur rel Kereta Api tepatnya dan sudah dilaksanaka didesa Lalang dan Desa Pakam Kecamatan Medang deras, Penyerakan Aspal hotmik secara manual, Kamis 18 Juli 2024 lalu.
Pantauan awak media: Sangat disayangkan, kegiatan pengaspalan tanpa pengawasan dari pihak terkait atau consultan PT. KAI, kegiatan berjalan seolah tidak sesuai SOP, Seperti pekerjaan aspal hotmik dilansir menggunakan arco dan aspal hotmik diserakan secara manual dengan menggunakan Alat sekop, terlihat lokasi kotor seolah tidak dicleaning/dibersihkan, juga prime coat tidak tampak merata.
Awak media mencoba berkomunikasi dengan pekerja, bertanya siapa penanggung jawab lapangan, namun para pekerja diam dan hanya mengatakan tidak mengetahui.
Operator alat berat Bomag mengatakan: bernama Sori warga tebing tinggi, Bomag yang digunakan merek BW 121 AC kapasitasnya 4 ton.
Terkait bomag kapasitas 4 ton apakah standart dipergunakan dipekerjaan jalan kolektor milik PT. KAI.
Menurut Sori: berdasarkan pengalaman, pernah melaksanakan pekerjaan dengan bomag kapasitas 8 ton tetapi jalan dilalui kenderaan sampai kapasitas 30 ton, terkait kekuatan jalan bukan karena beban kapasitas bomagnya, namun tergantung pasingannya, ujar sori.
Sori menambahkan, bahwa dirinya adalah sebagai pekerja prilen atau panggilan dan hari ini dipanggil oleh PT. CPM pemilik alat berat bomag dan kerja saya pindah-pindah tergantung PT. Mana yang memanggil saya untuk bekerja, Paparnya.
Ketika awak media konfirmasi dengan Sori, disebelahnya ada seorang yang terlihat agak gelisah, awak media menyambangi dan mengaku bernama Dani, disini hanya melihat-lihat saja, menurutnya bukan bagian dari kegiatan pekerjaan pengaspalan, ujar Dani.
Namun awak media tidak kekurangan akal dan mengajak Dani untuk melihat langsung dilokasi penyerakan aspal hotmik yang diserakan pekerja dengan sekop.
Dani mengatakan: sudah dicleaning dan di prime coat.
Jika sudah dicleaning coba tunjukan di mana alat kompresor cleaningnya (lokasi terlihat kotor).
Terkait Prime coat sudah dilakukan, terlihat tidak merata seolah siram melayang, dipertanyakan,Dani terdiam
Akhirnya Awak media bersama Dani sepakat akan mempertemukan dengan pihak yang bertanggung jawab untuk memberikan informasi dan sejauh hari ini tidak ada tindak lanjut dari Dani.
Awak mendapatkan nomor hp selelur/WA 0823 0471****bernama Imam yang infonya sebagai pemborong pelaksana kegiatan.
Awak media, Jum’at Sekitar pukul 10.00 wib (09/08/2024) menghubungi Imam yang disebut sebagai pemborong kegiatan jalan kolektor melalui Hp seluler/WA dan Hp Hp sambungan WA diangkat, beliau Imam mengatakan terkait konfirmasi silahkan hubungi pak yanto, saya hanya pekerja dari pak yanto, ujar imam dan mengirimkan nomor Hp Seluler/WA yang disebutnya bernama Yanto.0819 1433 ****.
Yanto melalui chatingan WA membalas bahwa kegiatan sudah dilaksanakan termasuk cleaning, juga penyerakan preamcoat, ketika dipertanyakan berapa ketebalan pengaspalan hotmik, yanto mebalas agar menghubungi quality control dan selanjutnya Hp seluler/WA dimatikan.
Di stasiun Kereta Api Desa Lalang awak media bersama Husnul Kepala Stasiun, diiruangannya berbincang, Jum’at Petang Sekitar pukul 16.00 Wib.
Terkait kegiatan pekerjaan pengaspalan jalan kolektor, itu adalah tanggung jawab Dirjen Perkereta Apian dijakarta, kami tidak ada wewenangnya disitu, sebut Husnul.
Disinggung, terkait seringnya kecelakaan lalulintas Kereta Api menelan korban meninggal dunia beberapa kali tertabrak Kereta Api dilintasan penyeberangan jalur rel Kereta Api tanpa palang pintu pengaman.
Hisnul terlihat tidak leluasa menjawab dan terdiam.
(Firman Napitupulu)
Editor Utama : Robet T. Silun






