Diupdate pada 11 Desember, 2024 9:10
Tayang Rabu, (11/12/2024).
Palangkaraya-Borneoindonesianews.com,-Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng) turut merespon beredarnya video pertemuan antara Nadalsyah dan Agustiar Sabran.
Diketahui, dalam video yang beredar di media sosial, terlihat jika Koyem ikhlas dengan kekalahannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng 2024.
Dua Mantan Rival Pilkada Kalteng Kompak Bersatu, Momen Langka yang Mengundang banyak Simpati.
Dinamika politik menciptakan momen berharga ketika dua calon gubernur yang sebelumnya bersaing ketat di Pilkada akhirnya bersatu.
Rivalitas antara dua tokoh Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran dan H. Nadalsyah Koyem, yang sempat memanas selama Pilkada, kini tergantikan dengan kebersamaan yang mencerminkan kedewasaan politik.
Video yang beredar di grup WhatsApp, FB Rabu (11/12/2024), berdurasi 1 menit 30 detik, tampak momen penuh keharuan ketika Nadalsyah Koyem dengan lapang dada menyatakan kekalahan dan memberikan dukungan kepada H. Agustiar Sabran.
“Saya atas nama pribadi dan pasangan calon mengaku kalah dan legowo atas kekalahan ini. Dan kami berharap dengan Pak Agustiar yang mengemban tugas sebagai Gubernur Kalimantan Tengah lima tahun ke depan bisa membawa Kalimantan Tengah lebih maju lagi,” ujar Koyem dengan nada tulus, seraya menatap Agustiar di sampingnya.
Pernyataan ini disambut dengan senyum hangat oleh Agustiar Sabran, yang menunjukkan sikap rendah hati.
“Ini bukan kemenangan Agustiar Sabran, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” kata Agustiar dengan rendah hati.
Video tersebut diakhiri dengan jabat tangan erat dan pelukan hangat antara kedua tokoh tersebut menciptakan suasana yang penuh keharuan.
Momen video yang menunjukan kebesaran jiwa kedua tokoh Kalimantan Tengah itu banyak menuai simpati dan pujian dari berbagai kalangan masyarakat.
“Petarung sejati, yang kalah mengakui yang menang dan yang menang jangan jumawa demi untuk membangun Kalimantan Tengah yang lebih maju, ungkap H.Agus warga Kalteng.
(Dimmy/Korwil Kalteng)
Editor Utama: Robet T. Silun






