Pemerintah Desa Manusup Resmi Bentuk Koperasi “Merah Putih” Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Diupdate pada 31 Mei, 2025 7:16

Kuala Kapuas-Borneoindonesianews.com,- Dalam upaya memperkuat perekonomian lokal berbasis komunitas, Desa Manusup menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Sabtu (31/5/2025), dengan agenda utama pembentukan Koperasi Desa “Merah Putih”. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan kelembagaan yang partisipatif serta semangat gotong royong yang kuat.

Musyawarah yang dihadiri oleh Camat Mantangai Yubderi, Kepala Desa Manusup Rinto, Ketua BPD Manusup, Pendamping Desa, Babinsa Koramil 1011/klk Mantangai, Babinkamtibmas Polsek Mantangai, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan puluhan warga ini menghasilkan susunan kepengurusan koperasi secara demokratis.

Skema ini tidak hanya menunjukkan semangat swadaya masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi awal bagi koperasi yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Camat Mantangai Yubderi menyampaikan harapannya terhadap terbentuknya koperasi ini.

“Kita berharap pembentukan koperasi ini sejalan dengan tujuan utama koperasi, yakni membangun dan memperkuat perekonomian berbasis desa. Mudah-mudahan masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dan mampu meningkatkan taraf hidup melalui koperasi ini,” ujar Yubderi.

Camat Yubderi juga menambahkan, jika koperasi semacam ini dapat terbentuk di seluruh wilayah Kecamatan Mantangai, maka pertumbuhan ekonomi di tingkat kecamatan secara menyeluruh akan lebih mudah tercapai.

Terkait kepengurusan, Yubderi juga berharap para pengurus dapat memperoleh pembinaan dan bimbingan teknis dari instansi terkait, khususnya Dinas Koperasi.

“Kami harapkan juga koperasi yang baru dibentuk ini dapat berkembang menjadi lembaga yang mandiri, profesional, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Manusup, Rinto yang juga ditunjuk sebagai Pengawas Koperasi, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga.

“Koperasi ini harus menjadi lembaga yang memberi manfaat nyata. Transparansi, profesionalisme, dan orientasi pada kesejahteraan bersama harus menjadi pijakan utama,” tegasnya.

Kades Rinto juga menaruh harapan besar kepada generasi muda agar aktif terlibat dalam pengelolaan koperasi demi menjamin keberlanjutan organisasi ke depan.

“Jadi, pembentukan Koperasi “Merah Putih” menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal Desa Manusup yang berakar pada nilai-nilai solidaritas, swadaya, dan gotong royong. Diharapkan koperasi ini tumbuh menjadi lembaga ekonomi strategis yang mampu membawa perubahan nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat desa,” tutup Kades Manusup, Rinto. (Agus)

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews