Fraksi NasDem Menilai Program Seratus Hari Bupati TTS Gagal

Diupdate pada 18 Juli, 2025 5:42

Tayang Jum’at, (18/07/2025)
Timor Tengah Selatan-Borneoindonesianews.com,- Fraksi Partai NasDem, DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan -Provinsi NTT melontarkan kritikan tajam terhadap gagalnya program seratus hari kerja pemerintahan Lioe-Konay, lantaran di akhir masa seratus hari kerja paket Bumi hanya menjadi pencitraan namun tak berhasil menerapkan satupun program dari dua belas program unggulannya

Hal ini di ungkapkan Ketua Fraksi Partai NasDem, Henderikus Babys di gedung DPRD TTS, rabu (16/7/2025).

“Dari dua belas program prioritas, tidak ada satu pun yang berhasil. Program seratus hari ini hanya jadi pencitraan. Realisasinya nol” katanya

Ia juga menyoroti buruknya kinerja pengelolaan keuangan daerah Kabupaten TTS lantaran hingga pertengahan tahun 2025 penyerapan anggaran belum menyentuh angka 20%, Ia mempertanyakan komitmen Bupati yang sebelumnya berbicara soal efisiensi anggaran tetapi justru sibuk melakukan lobi anggaran ke Jakarta.

“Kemarin bicara efisiensi, sekarang malah ke Jakarta lobi dana pusat. Kalau memang ada tambahan anggaran, seharusnya mempercepat pembangunan. Faktanya, tidak ada dampak apa-apa,” kritiknya.

Fraksi NasDem juga menuding Bupati lebih sibuk hadir di acara ceremonial ketimbang turun langsung menangani persoalan rakyat di lapangan.

“Bupati lebih suka tampil di panggung. Sementara rakyat hadapi longsor, jalan putus, pengungsi terbengkalai. Tidak ada langkah konkret dari pemerintah” kritik Babys.

Menepis anggapan bahwa kritikan ini bersifat politis karena kekalahan dalam Pilkada lalu, Babys menegaskan bahwa apa yang disampaikan murni berdasarkan fakta dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

“Kami tidak bicara karena sakit hati kalah. Ini soal kepentingan publik. Kalau Bupati tidak bisa bekerja, rakyat yang jadi korban,”katanya.

Atas kondisi tersebut, Fraksi NasDem menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Bupati dan meminta agar agenda pembangunan kembali di difokuskan pada kebutuhan masyarakat yang mendesak bukan sekadar retorika politik semata.

“seratus hari kerja bupati merupakan bukti, apakah bupati mampu untuk membangun 5 tahun ke depan,kalau seratus hari saja tidak mampu bagaimana dengan lima tahun ke depan” Kata Babys.

Pernyataan Wakil Rakyat ini menunggu respon balik Bupati Eduard Markus Lioe -Jhony Army Konay, untuk memberikan klarifikasi atas kritiknya ini

“Kami akan menginformasikan perkembangan selanjutnya” ungkap Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD TTS ini.

(Frid -Biro TTS)
Editor utama : Robet T Silun.

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews