Diupdate pada 25 Juli, 2025 5:21
Tayang Jum’at, (25/07/2025)
Makmur-Borneoindonesianews.com,- Kemarin pada pukul 14.WIB Organisasi Tariu Borneo bangkule Rajakng melalui Aloki Anjaskan Mewakili TBBR Kotim memfasilitasi guna mempertemukan Pemdes Sumber Makmur dengan Pendeta setempat untuk mengklarifikasi isi surat dari Pemdes Sumber Makmur yang sempat beredar di media sosial hingga viral dan menimbulkan kegaduhan beberapa hari lalu berasal dari Pernyataan Dalam bunyi Surat yang ditandai tangani oleh Kepala Desa Sumber Makmur diKecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, berujung sepakat berdamai.
Bertempat di Desa Sumber Makmur kecamatan Mentaya hilir Utara telah difasilitasi oleh Aloki Anjaskan dan kawan-kawan ormas TBBR untuk mempertemukan Pemdes Sumber Makmur dan Pendeta setempat guna melakukan upaya berdamai dan melalui pertemuan pun dengan pihak pemerintah dan masyarakat Kristiani atau umat Pantekosta , turut hadir Ibu Irawati selaku wakil bupati dengan didampingi tokoh Adat tokoh Masyarakat dan Bapak Kades sumber Makmur bapak Supriyo
“Hari ini saya sebagai Kades Sumber Makmur memohon maaf kepada masyarakat Kalteng, forum dayak atau tokoh masyarakat dayak se-kalimantan kata Kades, Selasa 22/7/2025.
Beliau juga mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan dari ormas TBBR kabupaten Kotim yang sudah mau hadir langsung untuk memfasilitasi juga mendengarkan penjelasan dan sekaligus permohonan maaf yang sebesar-besarnya dari kepala desa beserta dengan warga mengingat kepala desa tersebut sudah mengeluarkan surat yang membuat gaduh seluruh masyarakat Kalimantan Tengah , Kotim pada khususnya.
Namun setelah melalui beberapa pertemuan dan juga musyawarah ditemukanlah solusi bahwa diDesa Sumber Makmur gereja tetap dilanjutkan pembangunannya berjalan seperti biasa dan gereja yang ada pun sudah berdiri kembali satu gereja akan dibangun ibu pendeta berujar “Kami telah menerima surat dari kepala desa dan surat itu langsung menjadi viral dan itu telah ditindaklanjuti dan telah selesaikan bersama Tokoh Adat Tokoh masyarakat beserta pemerintah semuanya sudah diselesaikan dengan baik dan keadaan diDesa Sumber Makmur ini sedang dalam keadaan baik damai kondusif dan aman jadi pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa sudah selesai berita mengenai surat itu yang viral, pembangunan gereja itu sudah berlangsung terkait dengan hal itu kami juga sudah bertemu dengan Forkopincam ,wakil Bupati Kotim, Wakapolres Kotim, Camat MHU dan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan semuanya dan saya himbau kepada seluruh elemen masyarakat khususnya masyarakat Kalimantan Tengah Jangan sampai ada yang terprovokasi jangan sampai ada yang tidak bisa menahan diri supaya kita bisa menjaga kedamaian dibumi Tambun Bungai ini ,mari kita jaga rasa aman damai , tentram dan harmonis antar umat beragama.
Saya juga mengucapkan terimakasih kasih kepada pemerintah dan organisasi TBBR yang memfasilitasi untuk menyelesaikan permasalah ini sehingga hal ini telah Selesai dengan damai.
Aloki Anjaskan Mewakili Ormas TBBR berkomitmen terus memantau situasi ataupun kondisi pembangunan gereja diDesa Sumber Makmur “Harapan kami semoga kejadian serupa tidak terulang lagi karena paham intoleran berdampak buruk bagi Kemajuan Kotim kedepannya ucap Aloki Anjaskan.
(Penulis Bidik Wartawan BI Editor Utama Robet T Silun)
Editor Utama : Robet T. Silun






