Satgas Pamtas RI-RDTL, Sektor Barat, Batalyon Arhanud 15/DBY, Pos Haumeniana, Berbagai Keceriaan Kepada Anak-Anak Perbatasan Dengan Pemberian Snack dan Susu

Diupdate pada 1 Agustus, 2025 6:01

Tayang Jum’at, (01/08/2025)

TTU-Borneoindonesianews.com-Sebagai bentuk kepedulian dan upaya TNI untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat, khususnya anak-anak di perbatasan, maka Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste (Satgas Pamtas RI-RDTL) Batalyon Arhanud 15/DBY (Sektor Barat) melalui Pos Haumeniana hari ini berbagi kebahagiaan kepada anak-anak sekolah Dasar (SD) di Desa Haumeniana, berupa snack dan susu padat, Kamis (31/07/2025).

Kopda Yusuf Ariadi A.md. Kep, yang bertugas menjaga Pos Dalduk, kebetulan ada anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang baru pulang dari sekolah melewati depan Pos Haumeniana, saling menegur sapa, di sambut dengan candaan anak-anak dengan temannya, kemudian dipanggilah anak-anak tersebut oleh Kopda Yusuf Ariadi lalu diberikan makanan ringan maupun susu padat kepada anak sekolah tersebut. Pemberian snack itu disambut dengan gembira oleh anak-anak.

Menurut Kopda Yusuf Ariadi bahwa hal sederhana seperti pembagian snack ini dapat membawa kebahagiaan bagi mereka anak-anak di perbatasan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya anak-anak perbatasan, serta memberikan keceriaan di tengah masyarakat, “ujar Kopda Yusuf.

Lanjut Kopda Yusuf Ariadi mengatakan bahwa, berbagi kepada mereka yang membutuhkan merupakan keharusan bagi kita untuk menolong mereka, dan sesama walaupun tidak besar tetapi barang itu sangat berharga bagi mereka, “tuturnya.

“Kami merasa senang dan gembira kami mengucapkan terima kasih kepada abang TNI Pos Haumeniana yang mau berbagi kepada kami snack, semoga Tuhan memberkati Abang Abang semua, “Ungkap anak-anak merasa bahagia.

Tim kesehatan Pos Haumeniana Kopda Yusuf Ariadi menyampaikan terkait pemberian dukungan nutrisi tambahan bagi anak-anak, terutama di daerah yang mungkin memiliki keterbatasan akses merupakan cara sederhana TNI untuk menunjukan bahwa TNI bukan hanya hadir untuk menjaga keamananan saja, akan tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Kami ingin menjadi saudara, sahabat pelindung yang dekat dengan hati rakyat. Semoga anak-anak batas untuk kedepanya bertambah sukses dan bisa membanggakan kedua orangtuanya dan semangat untuk sekolah meraih cita-cita dan sukses, “tegas Kopda Yusuf Ariadi.

Kegiatan Ini sekaligus menjadi simbol bahwa keberadaan TNI di wilayah perbatasan bukan hanya menciptkan rasa aman, tetapi juga menghadirkan rasa gembira dan kasih sayang. Inilah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tumbuh dari aksi kecil namun berdampak besar.

(Rav)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews