Diupdate pada 20 Februari, 2026 7:29
Tayang Jum’at, (20/02/2026)
Muna-Borneoindonesianews.com,-
Tetua masyarakat Muna berujar ” Kakeha’a sikola, generasi mofunda ” merupakan penegasan bahwa tanpa pendidikan generasi muda akan sulit dimasa depan. Pendidikan menjadi salah salah penentu Pemerintah Kabupaten Muna untuk menyiapkan investasi bagi generasi.
Bupati Muna, Bachrun, M.Si berikhtiar menghadirkan sekolah rakyat sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemda Muna sejak tahun 2025 merencanakan dan pembangunan sekolah tersebut sudah mendapat dukungan positif dari pemerintah pusat akan dimulai tahun 2026 di Desa Lasalepa, Kecamatan Lasalepa dengan luas 8 hektar diatas tanah milik Pemda Muna.
Salah satu pegiat sosial politik Sulawesi Tenggara ( Sultra), Jadusin sekaligus pendiri JiLumAR Institute mendukung seluruh niatan Pemerintah Daerah ( Pemda ) Muna terhadap pembangunan sekolah rakyat.
” sangat tepat dibangun sekolah rakyat, apalagi data Badan Pusat Statistik ( BPS) jumlah penduduk miskin di Kabupaten Muna sebanyak 28,81 ribu jiwa dari total penduduk 231,3 ribu jiwa pada tahun 2025 yang tersebar pada 125 desa dan 26 kelurahan. Ini momentum Pemda untuk menjangkau yang tidak terjangkau dalam menjamin akses pendidikan berkualitas dan berkarakter bagi anak – anak dari keluarga miskin / ekstrem. “, Ujar pendiri Yayasan Agung tersebut.
Jadusin menambahkan, dengan berbagai fasilitas Pemda yang didapatkan dari pajak rakyat, maka menjadi kewajiban Bupati untuk memperjuangkan sekolah rakyat yang berbasis asrama ( boarding school ) gratis 100% bagi anak – anak dari warga yang tulus membayar pajak. Program pusat tersebut harus dijemput dengan komunikasi handal oleh Pemda agar pembangunan sekolah rakyat tidak dipindahkan didaerah lain. Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada Bupati dan seluruh pihak yang terlibat.
Hadirnya negara dalam melindungi, merehabilitasi dan memberdayakan sosial anak – anak di Muna menjadi impian bersama agar kelak sumberdaya manusia bisa sejajar dengan daerah lain seperti Sulsel, Palu, Kendari dan Menado. Rantai kemiskinan bisa perlahan digeser dengan jalur memberikan pendidikan holistik, gizi dan perlindungan masa depan lebih baik bagi generasi.
JiLumAR Institute berharap agar nantinya penerimaan siswa sekolah rakyat Kabupaten Muna lebih transparan dan bisa menyasar anak – anak yang sangat membutuhkan pendidikan seperti Desa Lapole, Bone – Bone, Labongkuru, Lemoambo, Kulidawa, Wangkolabu, Laukusi, Lakawoghe, Kasaka, Matombura, Tanjung, Tapi – tapi, Lapadindi, Kulidawa dan Pasikuta. Education may not guarantee wealth, but it ensures ” pendidikan mungkin tidak menjamin kekayaan tapi menjamin kemandirian “, Tutup Jadusin.
( Hasran Kasran / Kabiro Buton Utara )
Editor Utama : Robet T. Silun






