APBD Rp 3,7 Triliun, Jalan Jambi, Padang Lamo Hanya Ke Bagian”Drainase”? Kinerja 7 Anggouta DPRD Propinsi Jambi Di Pertanyakan.

Diupdate pada 7 April, 2026 5:28

Tayang Selasa, (07/04/2026)

Tebo-Borneoindonesianews.com,-APBD Propinsi Jambi Tahun Anggaran 2026 yang disahkan dengan total belanja mencapai Rp 3.7.triliun justru memantik kekecewaan masyarakat Kabupaten Tebo.

Besarnya anggaran nilai tidak sebanding dengan hasil yang dirasakan di daerah. Khususnya untuk vital seperti jalan Padang Lamo.

Berdasarkan data paket kegiatan, anggaran yang muncul untuk wilayah ini hanya berkisar pada pekerjaan drainase dengan nilai ratusan juta hingga sekitar Rp 1,9 miliar. Ironisnya, kondisi jalan di lapangan masih rusak parah, berlumpur, dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang setiap harinya.

Padahal, Jalan Padang Lamo merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Namun hingga kini, persoalan utama berupa perbaikan badan jalan tak kunjung menjadi prioritas.

Situasi ini memunculkan pertanyaan keras dari publik., kemana arah perjuangan 7 anggouta DPRD Propinsi Jambi asal Tebo dalam pembahasan APBD?

Besarnya anggaran propinsi seharusnya menjadi peluang untuk memperjuangkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Namun yang terlihat justru sebaliknya – program yang muncul dinilai belum menyentuh inti persoalan di lapangan.

“Kalau hanya drainase, sementara jalannya hancur, ini jelas tidak menjawab kebutuhan masyarakat”, keluh warga yang setiap hari melintas di jalur jalan ini.

Kritik pun mengarah pada kinerja para wakil rakyat yang di anggab belum maksimal mengawal aspirasi daerahnya. Publik menilai, keberadaan mereka di Parlemen seharusnya mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan sekedar program pelengkap. Debgan kondisi ini, wajar jika masyarakat mulai mempertanyakan komitmen dan keberpihakan para wakil nya di daerah.

APBD sudah disahkan. Anggaran sudah di ketok. Namun jika hasilnya masih seperti ini, maka yang dipertanyakan bukan lagi soal angka, melainkan keseriusan dan keberanian memperjuangkan rakyat .

Masyarakat Tebo kini menunggu, bukan lagi janji, tetapi bukti nyata bahwa masyarakat Kabupaten Tebo ada perwakilannya di daerah.

(Zul, Effendi )

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews