Empat Anggouta DPRD Propinsi Jambi Asal Tebo Duduk Di Banggar, Jalan Padang Lamo Tetap Hancur. 

Diupdate pada 7 April, 2026 5:30

Tayang Selasa, (07/04/2026)

Jambi-Borneoindonesianews.com,-Di tengah megahnya struktur kekuasaan DPRD Propinsi Jambi, luka di jalan Padang Lamo justru kian menganga. Aspal yang hancur, lubang lubang yang menganga, dan genangan air yang takkunjung surut menjadi Saksi Bisu dari kegagalan yang terasa nyata di hadapan masyarakat.

Ironisnya, empat orang wakil rakyat adal Kabupaten Tebo, Sukandar, Mazlan, Suwarno, dan Ansori Hasan, duduk di posisi strategis:Badan Anggaran ( Banggar ).sebuah posisi yang bukan sekedar kursi, melainkan pusat kendali arah kebijakan keuangan daerah.

Banggar bukanlah: tempat duduk duduk”Banggar adalah jantung pembahasan anggaran. Disanalah program dipilah, prioritas ditentukan, dan nasib pembangunan daerah di putuskan.

Namun pertanyaanya kini mengantung tajam:

Apa yang sebenarnya di perjuangkan?

Ketika pembahasan APBD Propinsi berlangsung, ketika angka angka miliaran rupiah diperdebatkan, ketika peluang memperjuangkan imprastruktur terbuka lebar, mengapa jalan Padang Lamo tetap dibiarkan seperti kubangan panjang tapa ujung?

Yang muncul justru proyek proyek kecil seperti: Drainase. Tambal sulam yang tak menyentuh akar persoalan. Sementara jalan utama urat nadi ekonomi masyarakat terus terabikan.

Padahal jalan Padang lamo ini lah, jalan utama di era tahun 1970 an yang menghubungi, Sumatra Barat dan Jambi.
Apakah saat pembahasan Anggaran mereka hanya hadir sebagai pelengkap?

Apakah suara rakyat Tebo tak cukup kuat untuk diperjuangkan di meja Banggar?

Jabatan di Banggar seharusnya menjadi senjata untuk memoerjuangkan daerah. Bukan sekedar status, bukan pula simbol kekuasaan tampa makna.

Hari ini, Jalan Padang Lamo bukan sekedar persoalan imprastruktur. Ia telah berubah menjadi simbol kekecewaan. Simbol dari harapan yang tak kunjung diperjuangkan.

Jika di Banggar daja tidak mampu memperjuangkan jalan Vital, lalu di mana lagi harapan masyarakat akan di titipkan?

( Zul, Effendi )

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews