Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Trans Kalimantan: Truk Seruduk Minibus Hingga Hantam Rumah Warga 

Diupdate pada 9 Juni, 2026 7:37

Tayang Selasa, (09/06/2026)

Kubu Raya-Borneoindonesianews.com- Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan dan satu unit rumah warga terjadi di Jalan Trans Kalimantan KM 33, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (9/6/26) pagi.

Insiden berantai yang dipicu oleh kelalaian menjaga jarak aman berkendara ini sempat memicu kemacetan panjang di jalur penghubung antar-kabupaten tersebut.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU J. Effendhy Kusuma, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan membeberkan kronologi hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di lapangan.

Aiptu Ade menjelaskan bahwa kecelakaan besar ini terjadi dalam dua fase beruntun yang saling berkaitan.

Fase Pertama: Truk Tangki Hantam Pick Up Hingga Masuk Rumah Warga

Peristiwa bermula ketika sebuah mobil Pick Up dengan nomor polisi KB 8841 SI yang dikemudikan oleh Angap tengah melaju dari arah Tayan menuju ke arah Kota Pontianak. Sesampainya di lokasi kejadian (TKP) KM 33, Pick Up tersebut memperlambat laju kendaraan karena hendak berbelok ke arah kiri.

Namun naas, dari arah belakang, sebuah Truk Tangki berpelat nomor KB 8420 WB yang dikemudikan oleh Muhammad Budi melaju kencang dan gagal mengantisipasi pergerakan di depannya.

“Truk Tangki tersebut langsung menabrak bagian belakang Pick Up. Benturan yang keras membuat pengemudi Pick Up kehilangan kendali hebat, hingga mobilnya terlempar dan menghantam rumah milik warga bernama Jiki yang berada di pinggir kiri jalan,” ujar Ade saat memberikan keterangan pers.

Fase Kedua: Efek Domino di Tengah Kemacetan

Kecelakaan pertama tersebut otomatis memicu kemacetan di ruas jalan Trans Kalimantan. Sekitar 20 menit berselang, sebuah Minibus KB 1275 UL yang disetiri oleh Zarman datang dari arah luar kota. Sadar akan adanya penumpukan kendaraan di depannya, Zarman berinisiatif memperlambat laju minibusnya.

Lagi-lagi, fatalitas akibat tidak menjaga jarak aman kembali terjadi. Dari arah belakang minibus, mencuat Truk berpelat KB 8706 MZ yang dikemudikan oleh Kahari Dwi Saputra langsung menghantam bokong Minibus hingga minibus terperosok ke dalam parit di sebelah kiri bahu jalan.

Tidak berhenti di situ, laju Truk yang dikemudikan Kahari makin liar dan hilang kendali.

“Truk tersebut kemudian membuang setir ke kanan jalan dan langsung menyapu sepeda motor KB 5002 YX milik Kimju yang sedang terparkir di bahu jalan arah luar kota. Akhirnya, truk beserta motor tersebut ikut terperosok masuk ke dalam parit,” jelas Ade secara rinci.

Diduga Akibat Sopir Truk Kurang Berhati-hati

Berdasarkan kesimpulan sementara dari hasil olah TKP oleh Unit Laka Lantas Polres Kubu Raya dan pemeriksaan saksi-saksi, pihak kepolisian menetapkan dugaan kuat bahwa kecelakaan beruntun ini murni akibat faktor kelalaian manusia (human error).

Meski melibatkan banyak kendaraan dan menyebabkan kerusakan materiil pada satu unit rumah warga, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Dari peristiwa kecelakaan beruntun ini, kami pastikan tidak ada korban jiwa. Seluruh pengendara dan warga yang rumahnya terdampak dalam kondisi selamat,” tegas Ade.

Pihak Satlantas Polres Kubu Raya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi kendaraan bermuatan besar di jalur Trans Kalimantan, untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan demi menghindari kecelakaan serupa. Kasus ini kini tengah ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Kubu Raya.

Editor Utama :Robet T. Silun

Pewarta: Rudi Dewa Korwil Kalbar

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews