Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Karo, Pemkab Karo Belum Kunjungi Korban 

Diupdate pada 15 September, 2026 12:05

Tayang Selasa, (15/09/2026)

Berastagi-Borneoindonesianews.com,-Belum usai penanganan kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama, kejadian serupa kembali dilaporkan terjadi di Kabupaten Karo.

Kali ini, puluhan siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Jalan Hotel/Jalan Pendidikan No. 1, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, mengalami sakit perut setelah menyantap menu MBG, Senin (14/9/26) siang.

Informasi awal yang dihimpun, para siswa yang mengalami keluhan telah dilarikan ke RS Amanda Berastagi untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga sore, belasan siswa masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Barus, S.Pd., M.Pd., saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Laporan dari kepala sekolah memang betul (keracunan MBG). Kasi SMK sedang berada di sekolah untuk mendapat laporan utuh,” kata Zulkarnain.

Namun, Zulkarnain mengaku belum menerima data lengkap, termasuk jumlah siswa yang mengalami keluhan maupun menu MBG yang diduga menjadi penyebab kejadian.

“Saya belum menerima data, termasuk jumlah korban dan menu MBG yang diduga menyebabkan para siswa mengalami keracunan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Merdeka, Mbina Bangun, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi wartawan.

( Edy )

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews