Diupdate pada 3 Agustus, 2026 6:24
Tayang Senin, (03/08/2026)
JAKARTA-Borneoindonesianews.com,-SMA Labschool Kebayoran sukses menggelar pentas seni tahunan “Sky Avenue 2026″ di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8).
Menariknya, perhelatan skala besar ini dikelola secara penuh oleh para siswa berusia 15 hingga 17 tahun tanpa bantuan Event Organizer (EO) maupun event management eksternal.
Ketua Panitia pelaksana acara, Nadhif Safei Daulay, mengungkapkan bahwa kesuksesan acara ini merupakan buah dari persiapan matang selama satu tahun penuh.
”Pentas seni ini merupakan hasil kerja keras kita semua selama satu tahun terakhir mempersiapkannya.
Harapannya hari ini penyelenggaraan dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” tutur Nadhif di Istora Senayan.
Selain menjadi sarana mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan negosiasi panitia muda ini, Sky Avenue 2026 juga membawa misi penting terkait pelestarian lingkungan .
Mengusung konsep “Ascension of the Multiverse”, dekorasi acara dibagi menjadi empat elemen wilayah (realm)—laut, gunung es, hutan, dan kota—yang memvisualisasikan isu-isu kritis seperti pencemaran sampah plastik hingga ancaman kebakaran hutan.
Komitmen keberlanjutan (sustainability) tersebut membuahkan hasil manis. Sky Avenue 2026 berhasil menyabet penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas rekor instalasi replika pohon terbesar yang terbuat dari kain bekas.
Pensi bergengsi ini juga turut menyuguhkan panggung musik bertabur bintang papan atas, seperti Dewa 19 (feat. Virzha, Ari Lasso, & Ello), Raisa, Kahitna, RAN, DIA, hingga Naquilaf.
Tidak hanya menyajikan hiburan, acara ini juga dirancang inklusif dengan merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui dukungan langsung dari Kementerian UMKM.
Kesuksesan perhelatan ini didukung penuh oleh sederet mitra strategis dan sponsor, di antaranya BNI, Pertamina Gas Negara, Telkomsel, Mazda, Wardah, AQUA, Indofood, hingga Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih.
(Juned)
Editor Utama: Robet T. Silun






