Bupati dan Wabup Rohul Resmi Sandang Gelar Adat Melayu

Diupdate pada 8 Oktober, 2026 8:34

Tayang Kamis, (08/10/2026)

Rokan Hulu-Borneoindonesianews.com- Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM dan Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH., MM resmi dianugerahi gelar adat kebesaran Melayu, Rabu (7/10/2026).

Prosesi sakral penabalan digelar Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu dan Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan. Kabar tersebut diunggah akun resmi Pro Anton.

Dalam ketetapan adat, Bupati Anton menyandang gelar *”Datuk Seri Setia Amanah Baginda Jabaringin”*. Sementara Wabup Syafaruddin Poti menyandang gelar *”Datuk Timbalan Seri Setia Amanah Bijaksano Tuah Nagoi”* atau akrab disebut Datuk Bijaksano Tuah Nogoi.

Penganugerahan ini bukan sekadar seremonial. Gelar tersebut merupakan pengakuan tertinggi dari pemangku adat atas komitmen keduanya menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Melayu di Negeri Seribu Suluk.

“Gelar Kurnio Adat ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang harus saya jaga dan pertanggungjawabkan. Insyaallah, amanah ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjaga adat dan budaya serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat Rokan Hulu,” ujar Wabup Poti usai prosesi.

Bupati Anton menegaskan sinergi antara Pemerintah Daerah, LAMR Rohul dan seluruh datuk adat akan semakin diperkokoh untuk membangun Rokan Hulu yang berbudaya dan bermartabat.

Persiapan penabalan telah dimatangkan sejak 15 September 2026 di Gedung LAMR Rohul dipimpin Ketua LAMR Rohul H. Zulyadaini bersama datuk-datuk adat di Luhak Kepenuhan.

Turut hadir dalam busana Melayu kebesaran, Ketua TP-PKK Rohul dr. Yeni Dwi Putri dan Ketua GOW Rohul Hj. Masni Taher.

Dengan penyematan gelar ini, Bupati dan Wakil Bupati Rohul periode 2025-2030 diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai adat Melayu dalam setiap kebijakan pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah.

(Ep)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews