Content Creator Asal Banyumas Ini Viral di Taiwan Meski Tak Bisa Bahasa Mandarin

Diupdate pada 18 Juni, 2026 7:16

Tayang Kamis, (18/06/2026)

Banyumas-Borneoindonesianews.com-Nama Deni atau yang lebih dikenal sebagai Kadal Taichung kini menjadi salah satu content creator Indonesia yang cukup populer di Taiwan. Pria asal Desa Cingebul, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas ini berhasil menarik perhatian publik lewat konten-konten lucunya yang mengangkat kehidupan pekerja migran Indonesia di Taiwan.

Popularitas Deni terlihat dari jumlah pengikutnya di berbagai platform media sosial. Akun Instagram @kadal_taichung telah memiliki 68,8 ribu pengikut, sementara akun TikTok @kadal_taichung diikuti 65,6 ribu pengikut. Di Facebook, akun Kadal Taichung juga memiliki sekitar 70 ribu pengikut.

Deni mengungkapkan bahwa nama “Kadal Taichung” terinspirasi dari tren penggunaan istilah “dasar kadal” yang sempat ramai di media sosial. Sedangkan kata “Taichung” diambil dari nama kota tempat dirinya bekerja dan tinggal selama berada di Taiwan.

Sudah delapan tahun menetap di Taiwan, Deni mengaku belum fasih berbahasa Mandarin. Dalam kesehariannya, ia lebih banyak menggunakan bahasa isyarat saat berkomunikasi dengan mandor maupun majikan di tempat kerjanya. Tak jarang ia juga mencampur bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan beberapa kosakata Mandarin yang ia kuasai.

Keunikannya dalam berbicara campuran Jawa dan Mandarin justru membuat Deni viral di Taiwan. Salah satu slogan khasnya yang sering diucapkan, “Cintien hau pu hau… mingtien pu cetau,” menjadi ciri khas yang dikenal banyak orang. Berkat popularitas tersebut, ia tidak hanya memperoleh penghasilan dari monetisasi konten, tetapi juga kerap menerima undangan sebagai bintang tamu dalam berbagai acara hiburan dan pesta komunitas di Taiwan.

Meski telah meraih kesuksesan sebagai kreator konten, Deni tetap memiliki mimpi besar untuk masa depannya. Ia berharap dapat pulang ke Indonesia dengan membawa kesuksesan, membangun usaha sendiri, serta mengajak sang kekasih melangkah ke jenjang pernikahan.

(Ysf)

Editor Utama : Robet  T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews