Diupdate pada 5 Mei, 2026 9:26
Tayang Selasa, (05/05/2026)
Tebo-Borneoindonesianews.com,-Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES ) di Kabupaten Tebo kini tengah menjadi sorotan tajam dari Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat kabupaten Tebo yang di bawah naongan bapak Prabowo Subianto;alih alih menjadi mesin penggerak ekonomi desa, banyak BUMDes disinyalir hanya menjadi ” pajangan”
Aministratif, Ironisnya, ditengah upaya pemerintah daerah mengenjot ekonomi kerakyatan dana BUMdes diduga kuat banyak yang menganggur ( idle ) di rekening atau justru terserap dalam program yang tidak tepat sasaran.
Poin-poin krusial yang perlu di evaluasi oleh Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Dinas terkait dan para Kepala Desa: Dana mengendap :Potensi Ekonomi yang Mubazir dan banyak laporan mengindikasikan bahwa modal usaha yang telah dikucurkan melalui Dana Desa hanya tersimpan rapat di rekening bank milik BUMdes, jetus Husni Ketua Rampas Kabupaten Tebo.
Pengurus BUMdes diduga ragu atau tidak memiliki inovasi untuk memutar kedalam unit usaha yang produktif.
Dana yang seharusnya berputar di masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja justru “tertidur” dan tergerus inflasi tampa memberikan mamfaat nyata bagi warga desa dan program “Asal Jalan ” dan tidak tepat sasaran.

Selain dana yang mengendap, masalah klasik yang menghantui BUMdes di Tebo adalah pemilihan jenis usaha yang tidak berbasis pada potensi desa ( analisis pasar ).Copy -Paste Usaha:Banyak BUMdes hanya meniru unit usaha desa tetangga tampa melihat kebutuhan spesifik warga setempat, juga kurangnya Literasi.
Pengurus BUMdes seringkali dipilih bukan berdasarkan kompetensi kewirausahaan, melaikan kedekatan personal, sehingga program yang dijalankan sering kali gagal di tengah jalan atau tidak laku di pasaran dan pengawasan Revitalisasi. Situasi ini menuntut langkah tegas dari dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD ) Kabupaten Tebo. Jangan sampai BUMdes hanya di jadikan syarat formalitas pencairan dana desa semata.
BUMdes itu rohnya ekonomi desa. Kalau dananya cuma parkir di rekening atau di belikan aset yang tidak produktif, itu namanya pembiaran terhadap kemiskinan desa”.
Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo meminta dinas terkait untuk meng AUDIT Menyeluruh: Melakukan audit terhadaf saldo rekening dan aset seluruh BUMdes di Kabupaten Tebo.
Sudah saatnya BUMdes di Kabupaten Tebo bangun dari tidur panjangnya. Masyarakat menunggu aksi tersebut.
( Hasim Aswandi/Zul, Effendi )
Editor Utama : Robet T. Silun






