Diupdate pada 6 Juni, 2024 11:31
Tayang Kamis, (06/06/2024)
Timor Tengah Selatan-Borneoindonesianews.com,- Yayasan Glorya Timor Barat (YGTB), So’E Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar seminar dan kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), berlangsung di Jemaat Eklesia Oenasi Kota So’E, Rabu (05/06/2024)
Kegiatan seminar tersebut bertujuan untuk membangun pemahaman teologi kekristenan kepada hamba-hamba Tuhan dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) untuk membangun Iman hamba Tuhan dalam rangka melaksanakan kegiatan pelayanan kerohanian di tempat pelayanan masing-masing
Kegiatan tersebut juga di hadiri langsung oleh 7 denominasi Gereja yang tergabung dalam Yayasan Glory Timor Barat diantaranya Gereja Wesleyan Indonesia (GWI), Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI ), Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII),Gereja Pentakosta (GP), Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS),
Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan juga dihadiri oleh hamba Tuhan dari Korea Selatan
Ketua umum Yayasan Glory So’E, Pdt. Yustus Kase,S.Th. di tengah kegiatan tersebut mengatakan kegiatan tersebut di hadiri oleh pemimpin-pemimpin gereja dari desa-desa di kabupaten Timor Tengah Selatan, hal itu sejalan dengan visi misi Yayasan Glorya Timor Barat untuk menyatukan gereja-gereja untuk bersama-sama membangun tubuh Kristus
“dengan visi misi ini biar gerakan ini terus maju dan kita mau menjangkau mereka yang saat ini tidak berdaya dan mereka yang bekerja di ladang Tuhan yang mungkin pemahaman teologinya sangat terbatas lewat kegiatan seperti ini ada pendalaman Alkitab itu sangat membantu untuk pelayanan di tempat masing-masing ” katanya
Ia mengatakan kehadiran pendeta asal Korea bangga melihat kegiatan kerohanian yang diselenggarakan Yayasan Glorya Timor Barat untuk membangkitkan semangat memuji Tuhan
Kesempatan yang sama, eks Pendeta presbyterian Korea, Ezra Pyung Sun Kin yang adalah penerjemah bahasa Korea dalam bahasa Indonesia, mengaku bangga dan merasa dikuatkan imannya melalui pujian persembahan yang di lantunkan jemaat dan pendeta di Kabupaten Timor Tengah Selatan, karena itu dirinya merasa tergugah dan sebagai hamba Tuhan asal Korea turut serta membangun 20 gedung kebaktian jemaat di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai tempat ibadah bagi anak-anak Tuhan
“Allah yang empunya pelayanan kita, sehingga Allah akan mengatur semuanya, kita hanya menjaga kemurnian iman kita, sebenarnya kelemahan bagian yang lain tidak menjadi masalah, asal kita menjaga kemurnian iman kita diatas Alkitab. Itu penting. Pengetahuan isi Alkitab itu paling penting dari pada hal-hal yang lain” tandasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Selasa (04/06/2024) Yayasan Glorya Timor Barat (YGTB) bersama hamba Tuhan asal Korea meresmikan 1 gedung kebaktian di desa Eno Ana dan 1 gedung di bagian wilayah kecamatan Amanuban selatan yang di bangun hamba Tuhan asal Korea Selatan,tak hanya bantuan gedung, kerjasama Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Korea dalam rangka meningkatkan kegiatan kerohanian di Kabupaten Timor Tengah Selatan, karena itu dari Kabupaten Timor Tengah Selatan pernah mengirim 20 Orang hamba-hamba Tuhan ke Korea Selatan untuk mengikuti studi banding terkait pelayanan kerohanian di Korea Selatan, bahkan dukungan Korea terhadap vokal group Solideo Glorya pasca mengikuti lomba vokal grup sedunia juga di biayai hamba Tuhan dari Korea hingga pada akhirnya vokal grup Solideo glory pada kompetisi itu keluar sebagai juara 1 vokal grup sedunia.
Penulis: Frid-Korwil NTT
Editor Utama: Robet T. Silun






