Diupdate pada 14 Agustus, 2024 7:51
Tayang Rabu, (14/08/2024)
Rokan Hulu-Borneoindonesianews,- Informasi Maralknya Aktivitas pembalakan liar terjadi di wilayah Kecamatan Rokan IV Koto, khususnya di Desa Tanjung medan Rokan Hulu, Riau.
Hal ini awak media langsung kewilayah dimana lokasi hutan desa Tanjung medan Minggu 11/8/2024 .
Untuk bisa sampai tujuan awak media melalui penyeberangan sungai menggunakan Panton yakni angkutan jasa penyeberangan sungai sebelum sampai lokasi hingga bisa menyeberang ,dan langsung ketempat tujuan menuju lahan Hutan yang digarap .
sementara itu warga Rantau upih salah satunya kadus yang bertempat pemukiman pinggir sungai , Suryadi ,”mengatakan ,masyarakat kami sangat terbantu ,dengan adanya Panton hingga bisa melewati sungai menuju ke kebun sawit mereka dengan lancar,ujar ,”kadus Rantau Upih
Selanjutnya mengenai pembalakan liar yang u dilakukan untuk pembukaan kebun kelapa sawit baru. Bahkan yang lebih parah lagi,menggunakan alat berat , kegiatan alat berat ini untuk membuka lahan .ungkapnya.
Saat ini kerusakan Hutan sangat luar biasa,.hal ini juga dikatakan ,langsung warga yang bertepatan melintas melintas diareal tersebut Berinisial Andi ,beliau menunjukkan lokasi yang sedang dikerjakan pekerja oknum T dan lainnya dengan menggunakan pekerja khusus untuk membuka lahan ,diHutan HPT (Hutan Produksi Terbatas) ujarnya pada awak medi
Selanjutnya tak sampai disitu awak media juga menelusuri Menggali informasi areal hutan tersebut , bahkan sudah terlihat berdirimya gubuk liar ,untuk tempat pekerja yang mengerjakan lahan yang akan ditanam sawit di Hutan Desa Tanjung medan
Sangat jelas kawasan perbukitan yang membentang di desa tersebut kini sudah berubah sebagian menjadi kebun sawit.sebagian lagi baru akan dikerjakan penggarapannya .
Aktivitas pembalakan liar tersebut seolah tak tersentuh hukum. Padahal aktivitas pembalakan hutan itu terjadi secara telanjang dimana marak terjadi kegiatan imas tumbang di kawasan hutan, selang beberapa lama akan ditanami sawit.
“Kita lihat diareal tidak ada masyarakat tapi yang ada para pekerja /buruh harian yang bekerja untuk oknum yang punya uang yang menggarap Hutan ( HPT ).Desa Tanjung medan.
Masyarakat awam tidak akan mampu membuka lahan seluas ratusan Hektare .
sementara itu awak media terus berjalan menelusuri mencari informasi dari warga setempat yakni , inisial Adi ,,menyebutkkan bahwa penggarap lahan dilakukan bersama masyarakat.
Walaupun telah dilakukan beragam cara pemerintahan Kecamatan mengeleminir kejadian (Karhutla ) bahkan sosialisasi, upaya dilakukan pemerintah terus namun tetap ,hutan terus digarap hingga terlihat hutan gundul ulah oknum yang menggarap lahan hutan.
(Tim /EP)
Editor Utama : Robet T. Silun





