Diupdate pada 15 September, 2026 7:19
Tayang Selasa, (15/09/2026)
ROKAN HULU-Borneoindonesia News com-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menunjukkan komitmen transparansi pembangunan melalui talk show “Surambi Nogori, Bupati Menyapa: Bersama Membangun Negeri” yang digelar Diskominfo Rohul, Selasa (15/9/2026) di Studio II Diskominfo Rohul.
Mengusung tema “Infrastruktur Berkualitas, Rokan Hulu Maju”, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi narasumber utama.
Hadir Kepala Dinas PUPR Rohul H. Zulfikri, ST didampingi Kabid Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Rohul Dr. Hj. Hidayati, http://S.Kom., http://M.Pd.I dan Mawardi Azhar, ST., MM.
*4 Fokus Kerja PUPR*
Zulfikri menegaskan PUPR memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan 2025-2029. Tugasnya tidak hanya membangun, tetapi juga merumuskan kebijakan, mengevaluasi, dan memastikan pekerjaan sesuai standar.
Lingkup kerjanya meliputi empat bidang:
1. *Bina Marga:* Pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan.
2. *Sumber Daya Air:* Penanganan sungai, irigasi, dan drainase.
3. *Penataan Ruang:* Pengawalan tata ruang agar pembangunan tertib.
4. *Jasa Konstruksi:* Peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi.
“Infrastruktur adalah fondasi konektivitas yang menghubungkan desa ke kota, petani ke pasar, dan anak sekolah ke tempat belajar,” jelas Zulfikri.
Efisiensi dengan Aspal Sisa dan Swakelola*
Di tengah keterbatasan anggaran, PUPR mendorong efisiensi tanpa mengurangi kualitas. Inovasi yang dilakukan pada 6 Agustus 2026 lalu adalah memanfaatkan material aspal sisa proyek yang masih layak untuk menambal jalan berlubang di kawasan perkantoran Pemkab Rohul.
Kegiatan dipimpin langsung Zulfikri bersama Bidang Jalan dan Jembatan dan didampingi Sekretaris Dinas Rezki Rades, ST.
“Selain mengurangi limbah, ini mempercepat penanganan. Tetap sesuai spesifikasi teknis agar tidak asal-asalan,” tegasnya.
Pola swakelola juga diterapkan agar perbaikan jalan lebih cepat. Beberapa ruas prioritas yakni Jalan Lingkar KM 4 Pasir Pengaraian, Banjar Datar – Rokan IV Koto, Tambusai Timur – Lubuk Kerapat, dan Dalu-Dalu – Pekan Tebih.
Database GIS dan Partisipasi Publik*
Ke depan, PUPR menargetkan pembangunan database jalan dan jembatan berbasis GIS, pemanfaatan material lokal daur ulang, dan penguatan sistem pengaduan masyarakat dengan pendekatan pemeliharaan preventif.
Melalui forum ini, PUPR berharap masyarakat turut mengawasi pembangunan.
“Infrastruktur yang baik adalah fondasi. Dengan konektivitas yang kuat, ekonomi akan bergerak dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” tutup Zulfikri.
(EP/Kabiro)
Editor Utama : Robet T. Silun






