Diupdate pada 22 September, 2026 3:27
Tayang Selasa, (22/09/2026)
Kerinci-Borneoindonesianews.com,- Geliat usaha kopi di Kabupaten Kerinci terus berkembang,Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi, sehingga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mengolah sekaligus memasarkan produk dengan cita rasa khas daerah kerinci.
Salah satunya kopi sungai bermas milik Debi di Desa sungai bermas, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Dabi mengembangkan produk kopi dengan karakter tersendiri, ia menjaga cita rasa tersebut agar masyarakat mudah mengenali Kopi Sungai Bermas ketika menikmati produknya.
TAK HANYA JUAL BIJI KOPI
Debi tidak hanya mengandalkan penjualan bisa biji kopi. Ia juga mengolah kopi menjadi produk bubuk yang lebih praktis untuk konsumen.
Kopi Bubuk Sungai Bermas kini menyasar ke semua wilayah di Kabupaten Kerinci. Debi mengatakan awal memasarkan produknya melalui pasar Siulak.
“Dalam satu Minggu, Kito memproduksi sekitar 20.hingga 30.kg Kopi Bubuk,”ujar Debi pada Senin (21/9/2026).
Strategi tersebut membantu Debi menjangkau konsumen yang lebih luas selain itu, pengembangan kopi bubuk juga memberi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi lokal tanpa harus mengolah biji kopi sendiri.
Harga Ramah Berbagai Kalangan
Debi juga menyesuaikan harga dengan ukuran kemasan. Kopi bubuk Sungai Bermas tersedia dengan harga yang terjangkau sesuai kemasan mulai Rp. 10ribu hingga Rp.15.ribu.
Dengan harga tersebut membuat kopi lokal ini dapat menjangkau berbagai kalangan masyarakat.
Menurut Debi, pengembagan produk menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha sekaligus memperkenalkan kopi lokal kepada konsumen.
Perkuat Indentitas Kopi Lokal
Pertumbuhan usaha kopi di Kerinci membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasaran. Mereka tidak hanya menjual komoditas dalam bentuk biji, tetapi juga dapat meningkatkan nilai tambahan melalui produk olahan.
Kopi Sungai Bermas menjadi salah satu contoh
bagaimana pelaku usaha lokal mengembangkan komoditas kopi menjadi produk yang lebih dekat dengan konsumen ke depannya.
Pengembangan produk, Inivasi kemasan serta peluasan pemasaran dapat semakin memperkuat Identitas kopi Kerinci dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
(Abdul Kahar)
Editor Utama : Robet T. Silun






