Diupdate pada 13 Juni, 2024 2:20
Tayang Kamis, (13/06/2024)
Rokan Hulu-Borneoindonesianews.com,-Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Irwan Perangin-Angin melalui Maneger PTPN V Aldiaman, menjelaskan bahwa setiap tahun program penyaluran bibit ikan dan pohon tersebut dilaksanakan dengan melibatkan perangkat pemerintahan setempat sehingga upaya pelestarian lingkungan bisa tepat sasaran.
Hal dilaksanakan Perkebunan PTPN V Sei Tapung Setiap tahun, kita terus berkoordinasi dengan pemerintahan desa setempat dalam melaksanakan kegiatan yang mendukung ekonomi masyarakat sehingga bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dan tepat sasaran,”ungkap Maneger melalui, Asum Adam
Lebih jauh, ia juga menjelaskan saat ini ada di berikan bantuan bibit ikan sejum lah seribut bibit ikan, antara lain 500 bibit ikan Patin 500 bibit ikan lele seta berbagai jenis pohon yang disalurkan merupakan jenis tanaman produktif yang selanjutnya tidak hanya memberikan dampak positif pada lingkungan, namun juga memiliki nilai ekonomis (13 juni 2024)ujar, Asum Adam.
“Pohon yang kita distribusikan adalah tanaman buah-buahan. Begitu juga dengan bibit ikan yang juga merupakan jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis sehingga nantinya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” jelasnya.
Di PTPN IV Regional III, program penyaluran bibit tanaman dan ikan dilaksanakan serentak di seluruh unit kebunsalah satunya yakni kebun PTPN V Sei Tapung dan pabrik kelapa sawit Tapung juga yang tersebar di berbagai penjuru Bumi Lancang Kuning.
Region Head PTPN IV Regional III Rurianto mengatakan program yang dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu turut menjadi momentum bagi perusahaan serta masyarakat sekitar untuk sadar dan terlibat aktif menjaga lingkungan.
PTPN IV PalmCo sebagai perusahaan perkebunan sawit terluas di dunia sejak awal terus berkomitmen menerapkan program-program keberlanjutan mulai dari dekarbonisasi pemanfaatan biogas limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME), penjagaan kawasan bernilai konservasi tinggi, pengurangan emisi di lahan gambut, pemanfaatan pupuk tepat guna, hingga reboisasi di areal gambut.
Komitmen tersebut mendapat pengakuan dari berbagai lembaga independen seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO), International Sustainability and Carbon Certification (ISCC), ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan, dan Proper dari Kementerian Lingkungan Hidup.imbuhnya akhiri.
(EP)
Editor Utama : Robet T. Silun






