Diupdate pada 10 Mei, 2025 10:36
Tayang Sabtu,(10/05/2025)
Lamandau-Borneoindonesianews.com,-Sambutan secara eksplisit oleh Innocent Passaga,S.H ketua DPD GMNI Kalteng, dan sambutan bapak Rizky Aditya,S.E.,MM Bupati Lamandau
menekankan akan nilai lebih dari organisasi GMNI, yakni menanamkan nilai Nasionalisme Indonesia, marhaenisme, serta pemahaman akan
Konsep Trisakti bung. Karno, adalah gagasan fundamental yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1964 dalam pidatonya yang berjudul Tahun Vivere Pericoloso. Trisakti menjadi landasan ideologis untuk membangun bangsa Indonesia yang merdeka, kuat, dan berkarakter.
Tiga Pilar Trisakti Bung Karno:
1. Berdaulat dalam Politik
Indonesia harus memiliki kedaulatan penuh dalam menentukan arah dan kebijakan politiknya tanpa campur tangan asing. Hal ini berarti kebijakan luar negeri yang bebas aktif dan sistem pemerintahan yang mencerminkan kehendak rakyat.
2. Berdikari dalam Ekonomi
Ekonomi Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, tidak bergantung pada negara lain. Ini mencakup pengembangan industri nasional, pemanfaatan sumber daya alam secara mandiri, dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
3. Berkepribadian dalam Kebudayaan
Bangsa Indonesia harus mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan nasional yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai luhur bangsa, sambil tetap terbuka terhadap perkembangan global yang positif.
Konsep Trisakti lahir dari pengalaman panjang penjajahan yang membuat Indonesia kehilangan kedaulatan politik, ketergantungan ekonomi, dan identitas budaya. Soekarno merumuskan Trisakti sebagai antitesis terhadap kolonialisme, imperialisme, dan feodalisme, dengan tujuan membangun bangsa yang merdeka secara utuh.
Relevansi Trisakti Saat Ini
Dalam era globalisasi dan tantangan multidimensi, Trisakti tetap relevan sebagai panduan untuk:
Memperkuat kedaulatan nasional di tengah dinamika geopolitik.
Membangun ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.
Menjaga dan mengembangkan kebudayaan nasional sebagai identitas bangsa.
Pemahaman dan implementasi Trisakti dapat menjadi solusi strategis dalam menghadapi berbagai permasalahan bangsa dan mewujudkan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.
Nampak hadir di acara GMNI tersebut ada berapa perserta mahasiswa Politehnik Lamandau,adalah calon anggota DPC GMNI (Grakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Lamandau,dilaksanakan di Ruja Bupati Nanga Bulik Sabtu,(10/05/2025) Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah.
(Redaksi)






