Silaturahim Toleransi Organisasi Keagamaan Bersama Kapolres Dan Pemkab Murung Raya

Diupdate pada 4 Juni, 2025 10:19

Tayang Rabu, (04/06/2025)

Puruk Cahu-Borneoindonesianews.com,- Provinsi Kalimantan Tengah Kabupaten Murung Raya, Kapolres Murung Raya bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar kegiatan Silaturahim Toleransi bersama organisasi-organisasi keagamaan yang ada di wilayah tersebut. Acara yang berlangsung di Puruk Cahu tepat nya di aula pertemuan DAD ( Dewan Adat Dayak), pada hari Rabu (04/06/2025).

Pada kegiatan acara ini di hadiri oleh wakil bupati Asisten I, wakil I DPRD, Angota DPRD serta perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Murung Raya, Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Murung Raya, Muhammadiyah Cabang Murung Raya, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Murung Raya, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Murung Raya, Keuskupan Palangka Raya Paroki di Murung Raya, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Cabang Murung Raya ,Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Cabang Murung Raya ,Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) dan Batamad.

Dalam semangat memperkuat toleransi dan kebersamaan lintas agama ini menjadi ajang penting untuk mempererat komunikasi dan kerja sama antarumat beragama, aparat keamanan, dan pemerintah daerah. Kehadiran berbagai organisasi keagamaan dalam acara Silaturahim Toleransi ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Murung Raya.

Kemudian Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pentingnya menjalin pertemuan langsung dengan masyarakat, khususnya organisasi keagamaan, sebagai bagian dari upaya merawat persatuan dan menjaga keharmonisan sosial.

Dalam kesempatan yang sama Kapolres Murung Raya, AKBP Franky M. Monahaten, dalam sambutannya juga menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa komunikasi adalah kunci utama dalam menjaga kondusifitas wilayah, khususnya di tengah dinamika sosial.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kohesi sosial, merawat kerukunan antarumat beragama, serta membangun komunikasi yang harmonis demi terciptanya suasana damai dan sejuk menjelang pemilihan kepala daerah yang akan datang.

(H.Helmi)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews