Tangani Masalah Sampah di Desa Pengarengan, Pj Bupati Cirebon Terjunkan Alat Berat dan Truk Sampah

Diupdate pada 6 Juni, 2024 6:07

Tayang Kamis, (06/06/2024)

Kabupaten Cirebon-Borneoindonesianews.com,-Sejumlah permasalahan sampah yang terjadi beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon, langsung direspon serius oleh Pj Bupati Cirebon, Drs. Wahyu Mijaya, SH., M.Si.

Hal tersebut juga terlihat dalam penanganan sampah, yang terjadi di sungai Desa Pengarengan Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Rabu (5/6/2024).

Pemerintah Kabupaten Cirebon menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung bersama masyarakat dalam menyelesaikan masalah sampah.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa sepanjang 43 meter aliran sungai dipenuhi tumpukan sampah.

Upaya pembersihan dilakukan dengan menurunkan sejumlah alat berat dari BBWS untuk mengeruk sampah, serta truk pengangkut dari DLH.

“Kami berkomitmen menyelesaikan penarikan sampah yang menumpuk di aliran sungai hari ini. Diskusi juga sudah dilakukan untuk membahas akses pengangkutan sampah, agar proses pembersihan lebih efisien,” ujar Wahyu.

Tidak hanya itu, lanjut Wahyu, BBWS berencana memasang alat penangkap sampah (sendtrack) di beberapa titik strategis.

“Alat ini diharapkan dapat mencegah sampah masuk ke aliran sungai, sehingga memudahkan proses pembersihan,” katanya.

Wahyu juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat, untuk mengatasi masalah sampah.

Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan perangkat desa, untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah ke sungai dan mengurangi jumlah sampah rumah tangga.

“Jika masyarakat masih membuang sampah ke sungai, kondisi seperti ini akan terus berlanjut,” tukasnya.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan masalah sampah di aliran sungai Desa Pengarengan dapat segera teratasi.

“Langkah-langkah konkret akan mulai dijalankan, dengan target penyelesaian secepat mungkin,” tutupnya. (DISKOMINFO)

(Agustinar wapemred )

Editor Utama : Robet T.Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews