Diupdate pada 16 Mei, 2024 7:24
Tayang Kamis, (16/05/2024)
Rokan Hulul-Borneoindonesianews.com,-anggota CUM -HKBP sejahtera Jalan Horas ujung batu yang didominasi kaum ibu, kamis 16/5/2024 meluapkan kekesalan sambil tertatih memakai tongkat tak bisa berjalan normal, upayakan lantaran uang yang ia simpan tak kunjung bisa dicairkan. Padahal sudah tahunan uang itu mereka tabung.
Hal ini dipicu pengurus CU M-HKBP sejahtera yang tidak pernah memberikan keputusan untuk pembayaran pada para anggotanya dengan berulang kali janji kepada setiap nasabah diantaranya Salah seorang anggota ibu Masriani Br mamik dari desa ujung batu mengaku menyimpan dana dan akan mengambil kekurangan uang yg masih ada guna untuk berobat yang disimpan di CU M -HKBP sejahtera Jalan ujung batiu seharusnya menurut waktunya sudah dicairkan sesuai perjanjian bulan april 2024 lalu
Namun, sampai pada waktu, Masriani Br Manik membutuhkan dana untuk biaya berobat yang sangat dibutuhksn , uang yang merupakan haknya tak bisa dicairkan. Mirisnya lagi, pihak Maneger CU M Rumondang ketika ditemui Masriani br Manik 16/5/2024 tunggu masih proses semua akan dicairkan 1 minggu lagi kas lagi kosong ,.ungkapnya.
Tak cuma Masriani br Manik juga Romaida br nainggolan yang sebelumnya merasa ditipu, CU M-HKBP sejahteta ,bahkan setiap harinya ada nasabah nya datang bahkan puluhan anggota CU M ,-HKBP sejahtera lainnya yang menyusul menuntut haknya, juga merasakan hal sama. Mereka merasa ditipu oleh pengurus CUM -HKBP sejahtera ujung batu tak perduli kondisi nasabah sedang sakit.
Lebih aneh lagi ketika Advokad indra ramos dan rekan temui pihak CU M -HKBP ujung batu ,Rumondang, uang tak ada diberangkas, bodoh kali kami menyimpan uang setiap bulam di berangkas kami akan bicarakan dahulu dengan ketua kami dijakarta dan proses selesai dibayarkan 1 minggu lagi pada Nasabah, ungkap Maneger CUM-HKBP sejahtera Rumondang.
Dalam hal ini Anggota PWRI RoHul bersama Advokad Indra Ramos dan rekan merasa terpanggil untuk membantu orang lemah agar, tuntaskan hak nasabah CUM-HKBP sejahtera ujung batu supaya segera diberikan sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan pihak CUM-HKBP sejahtera dengan nasabahnya, ungkap, indra Ramos, akhiri.
(EP)






