52 Personel Polda Riau Terima Penghargaan Pin Emas Dari Kapolri

Diupdate pada 2 April, 2026 8:22

Tayang Kamis, (02/04/2026)

Pekanbaru-Borneoindonesianews.com,-Sebanyak 52 personel Polda Riau menerima penghargaan Pin Emas dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan mengungkap kasus perburuan gajah liar di wilayah Riau. Selain itu, 33 personel lainnya turut dianugerahi Pin Perak atas kontribusi serupa dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah upacara yang digelar di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/4/2026). Tidak hanya anggota kepolisian, apresiasi juga diberikan kepada unsur masyarakat, tenaga medis, karyawan, sekuriti, hingga pihak swasta yang turut berperan dalam mendukung pengungkapan kasus. Secara keseluruhan, sebanyak 161 orang menerima penghargaan pada kesempatan tersebut.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi seluruh pihak dalam menjalankan tugas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Menindaklanjuti arahan Kapolri, penerima penghargaan tidak hanya dari internal Polda Riau, tetapi juga masyarakat, dokter, sekuriti, perusahaan, serta seluruh pihak yang mendukung pengungkapan sejumlah kasus penting,” ujar Herry dalam keterangannya.

Ia menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus perburuan gajah liar, narkotika, hingga illegal logging menjadi bukti nyata sinergi antara aparat dan masyarakat. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menegakkan hukum.

Selain penghargaan dari Kapolri, Kapolda Riau juga memberikan apresiasi kepada 76 orang yang dinilai berprestasi di bidang masing-masing. Mereka terdiri dari 20 personel Ditresnarkoba yang berhasil mengungkap penyelundupan heroin, empat personel Ditlantas yang membantu penyelamatan pasien gagal ginjal, 23 personel Polres Rokan Hilir dalam pengungkapan kasus sabu, serta 15 personel Polres Indragiri Hulu terkait kasus illegal logging.

Penghargaan turut diberikan kepada tujuh atlet yang berlaga dalam kejuaraan Piala Kemenpora, seorang sekuriti yang menyelamatkan mahasiswi UIN Suska, dua personel BBKSDA Riau, dua karyawan perusahaan telekomunikasi, serta dua informan yang membantu proses pengungkapan kasus.

Herry menambahkan, pihaknya tidak hanya memberikan penghargaan kepada personel berprestasi, tetapi juga akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan anggota.

“Apabila ada yang melakukan pelanggaran, kejahatan, atau menurunkan reputasi institusi, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas,” tegasnya.

Ia berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel dan masyarakat untuk terus berkontribusi positif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan di Provinsi Riau.(Humas Polda Riau/ Ronggur.G Kabiro Kotamadya Pekanbaru)

Editor Utama : Robet T.Silun.

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews