Diupdate pada 20 Mei, 2024 1:35
Tayang Senin, (20/05/2024)
Rokan Hulu- Borneoindonesianews com-Sejumlah tokoh masyarakat desa Sei Kandis kecamatan Pendalian IV Koto Rohul, merasa kurang nyaman atas tindak tanduk serta kebijakan kepala desa yang sangat – sangat mengecewakan masyarakatnya.
Hal ini bermula tentang kekecewaan masyarakat desa Sei Kandis ini diunkap beberapa tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebutkan, diantaranya berinisial ( J & S ) mengatakan kepada awak media pada Kamis 17/05/2024 ketika awak media ini berkunjung ke desa Sei Kandis.
Para tokoh masyarakat mengungkap adanya beberapa permasalahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat yang diakibatkan dari tindakan Kades yang kurang bijak, dan semena-mena.
Diantara perlakuan yang diduga tidak memperhatikan dan bertindak semena-mena diantaranya terkait adanya Bantuan Wakil Bupati senilai Rp.5.000.000, beberapa waktu lalu pada saat Kunjungan Wakil Bupati pada Safari Ramadhan pada bulan Ramadhan yang lalu, dimana dalam hal ini Pihak BPD sangat menyayangkan pihak kepala desa yang kurang tanggap untuk mengantisipasi berita terkait agar jangan sampai merebak kepermukaan sehingga dapat memmalukan masyarakat dan pemerintahan desa Sei Kandis, juga Tidak bejalannya Program Idro Ponic yang di kelola pihak PKK desa Sei Kandis yang dananya bersumber dari Pemerintah, Pemecatan Seorang Guru mengaji yang hanya melalui Medsos (FB) yang dinilai tidak beretika selaku pimpinan Desa dan Hilangnya satu ekor Sapi Bantuan bagi kelompok tani yang tidak pernah dilaporkan kepada pihak Kepolisian maupun pihak BPD selaku mitra kerja Pemdes Sei Kandis.
Ditempat lain ketika awak media menghubungi kepala desa Sei Kandis untuk mengkonfirmasi melalui perangkat Ponselnya namun tidak bisa dihubungi, begitupun dengan Sekdes desa Sei Kandis.
Sementara pihak ketua BPD desa Sei Kandis (Rivai) ketika dikomfirmasi awak media melalui Ponselnya mengatakan pihaknya memang pernah mendengar semua permasalahan tersebut namun pihaknya tidak tahu persis alur ceritranya, karna pihaknya memang tidak pernah diberitahukan pihak Kades.
Masih menurut Rivai kalau memang semua ini benar adanya, saya rasa semua ini mutlak kesalahan besar pihak Kepala Desa, “Ini semua mutlak kesalahan kepala desa kami bang, berarti beliau tidak bisa menjaga Harkat dan Mertabat, baik dirinya sendiri maupun desa kami ini” unkap Rivai ,akhiri.Tidakan semena Kades desa SEI KANDIS KECAMATAN PENDALIAN IV KOTO sejumlah tokoh masyarakat kecewa
Tindakan kades yang semena membuat tokoh masyarakat desa Sei Kandis kecamatan Pendalian IV Koto Rohul, merasa kurang nyaman atas tindak tanduk serta kebijakan kepala desa yang sangat tidak terpuji buat kecewa masyarakatnya.
Hal ini bermula tentang kekecewaan masyarakat desa Sei Kandis ini diunkap beberapa tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebutkan, diantaranya berinisial ( J & S ) mengatakan kepada awak media pada Kamis 17/05/2024 ketika awak media ini berkunjung ke desa Sei Kandis.
Para tokoh masyarakat mengungkap adanya beberapa permasalahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat yang diakibatkan dari tindakan Kades yang kurang bijak, dan semena-mena.
Diantara perlakuan yang diduga tidak memperhatikan dan bertindak semena-mena diantaranya terkait adanya Bantuan Wakil Bupati senilai Rp.5.000.000, beberapa waktu lalu pada saat Kunjungan Wakil Bupati pada Safari Ramadhan pada bulan Ramadhan yang lalu, dimana dalam hal ini Pihak BPD sangat menyayangkan pihak kepala desa yang kurang tanggap untuk mengantisipasi berita terkait agar jangan sampai merebak kepermukaan sehingga dapat memmalukan masyarakat dan pemerintahan desa Sei Kandis, juga Tidak bejalannya Program Idro Ponic yang di kelola pihak PKK desa Sei Kandis yang dananya bersumber dari Pemerintah, Pemecatan Seorang Guru mengaji yang hanya melalui Medsos (FB) yang dinilai tidak beretika selaku pimpinan Desa dan Hilangnya satu ekor Sapi Bantuan bagi kelompok tani yang tidak pernah dilaporkan kepada pihak Kepolisian maupun pihak BPD selaku mitra kerja Pemdes Sei Kandis.
Ditempat lain ketika awak media menghubungi kepala desa Sei Kandis untuk mengkonfirmasi melalui perangkat Ponselnya namun tidak bisa dihubungi, begitupun dengan Sekdes desa Sei Kandis.
Sementara pihak ketua BPD desa Sei Kandis (Rivai) ketika dikomfirmasi awak media melalui Ponselnya mengatakan pihaknya memang pernah mendengar semua permasalahan tersebut namun pihaknya tidak tahu persis alur ceritranya, karna pihaknya memang tidak pernah diberitahukan pihak Kades.
Masih menurut Rivai kalau memang semua ini benar adanya, saya rasa semua ini mutlak kesalahan besar pihak Kepala Desa, “Ini semua mutlak kesalahan kepala desa kami bang, berarti beliau tidak bisa menjaga Harkat dan Mertabat, baik dirinya sendiri maupun desa kami ini” unkap Rivai ,akhiri.
(Tim/EP)






