Diupdate pada 4 Juni, 2026 6:29
Tayang Kamis, (04/06/2026)
Aceh-Borneoindonesianews.com-Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, melakukan silaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Djon Afriandi, di Markas Komando Kopassus Cijantung, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam membangun kolaborasi untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat.
Bupati Tarmizi menyampaikan berbagai isu strategis pembangunan yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, termasuk kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci serta proyek kolam retensi Kota Meulaboh yang dinilai sangat penting dalam mendukung sektor pertanian dan pengendalian banjir di wilayah tersebut.
Tarmizi menjelaskan, sebelumnya Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum saat itu, Dwi Purwantoro, pernah berkunjung ke Aceh Barat dan menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk membantu pendanaan lanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci dengan nilai mencapai Rp1 triliun.
Namun, setelah terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah Aceh, alokasi anggaran tersebut tidak dapat direalisasikan dan pada perkembangan berikutnya terjadi pergantian kepemimpinan di Direktorat Jenderal SDA.
Saat ini, posisi Dirjen SDA dijabat oleh Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, seorang purnawirawan perwira tinggi TNI yang memiliki latar belakang Korps Baret Merah Kopassus.
Menurut Tarmizi, Panglima Kopassus menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan dan menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan kepada Aceh Barat. Dukungan tersebut antara lain melalui komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait guna mendorong percepatan realisasi program-program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan. Kami berharap kolaborasi yang terjalin dapat semakin solid dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Tarmizi.
Dikatakannya, dukungan Panglima Kopassus terhadap Aceh Barat dinilai memiliki makna tersendiri. Selain sebagai pimpinan pasukan elite TNI, Jenderal Djon Afriandi juga memiliki kedekatan emosional dengan Aceh Barat karena pernah mengemban tugas sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar pada periode 2020–2022.
Kedekatan tersebut membuatnya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan daerah yang pernah menjadi wilayah pengabdiannya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari semakin kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, TNI, dan pemerintah pusat dalam mewujudkan berbagai program pembangunan strategis, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian banjir, penguatan sektor pertanian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Tarmizi turut menyampaikan harapan dan doa agar Panglima Kopassus terus diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah negara, serta memperoleh kepercayaan yang lebih besar untuk memimpin TNI Angkatan Darat di masa mendatang.
(Murni IB)
Editor Utama : Robet T. Silun






