Kolaborasi Hijau di Kampar: PT EMP Energi Gandewa Salurkan 150 Bibit untuk Gerakan Ekoteologi

Diupdate pada 6 Juni, 2026 3:52

Tayang Sabtu, (06/06/2026)

Bangkinang Kota-Borneoindonesianews.com-Upaya pelestarian lingkungan terus digalakkan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini. Salah satunya melalui gerakan penghijauan berbasis nilai keagamaan atau ekoteologi yang mulai berkembang di Kabupaten Kampar.

Pada Jumat (5/6/2026), PT EMP Energi Gandewa menyerahkan bantuan sebanyak 150 batang bibit buah-buahan kepada panitia pelaksana program Penghijauan Ekoteologi di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar yang diwakili Kepala Tata Usaha, H. Ahmad Fadhli, SH. Selanjutnya, bibit diserahkan kepada Ketua Komunitas Pecinta Lingkungan (KPL) Kampar, Adi Jondri Putra, didampingi panitia pelaksana Hendri Saputra dan Luthfi Masyhum Ramadhan.

Program Penghijauan Ekoteologi ini merupakan bagian dari implementasi gerakan ekoteologi yang digagas Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Bibit yang disalurkan terdiri dari tanaman mangga, rambutan, dan durian. Selain bertujuan menghijaukan lingkungan, tanaman tersebut juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat, seperti meningkatkan kualitas udara, menjaga ketersediaan air, serta menjadi sumber pangan di masa mendatang.

Ahmad Fadhli menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT EMP Energi Gandewa dalam mendukung program tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Ini adalah bentuk nyata sinergi antar lembaga dalam menumbuhkan kesadaran umat akan pentingnya menjaga alam,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Asst Field CSR Lindai PT EMP Energi Gandewa, Isfi Maya Fauni. Ia berharap seluruh bibit yang diserahkan dapat ditanam dan dirawat dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, perusahaan juga berencana melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan bibit sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam program penghijauan.

Sementara itu, panitia pelaksana Hendri Saputra dan Luthfi Masyhum Ramadhan menilai dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan dalam menyukseskan program Penghijauan Ekoteologi dan Kemah Moderasi yang akan melibatkan penyuluh agama dari berbagai kecamatan di Kampar.

Menurut Hendri, keterlibatan dunia usaha merupakan contoh konkret bahwa pelestarian lingkungan dapat dilakukan melalui aksi nyata dan kolaborasi bersama.

Gerakan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Komunitas Pecinta Lingkungan Kampar, IPARI Kabupaten Kampar, serta PT EMP Energi Gandewa.

Melalui sinergi tersebut, penghijauan ekoteologi diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mewariskan alam yang sehat bagi generasi mendatang.

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews