Aksi Unjuk Rasa Para Tokoh Masyarakat Aliansi Adat Dayak dari berbagai daerah Kembali Mendatangi Polda Kalimantan Tengah

Diupdate pada 17 Oktober, 2023 5:15

Tayang Selasa, (17/10/2023)

Palangkaraya-Borneoindonesianews.com,-Sekitar ratusan pengunjuk rasa dari Aliansi Tokoh Masyarakat Adat Dayak berkumpul di depan pintu gerbang Polda Kalimantan Tengah dengan berhadapan para anggota Polisi dan Brimob pagar betis tiga lapis.

Tepat pukul 08.00 WIB Unjukrasa dimulai diawali dari arahan Anggota Kepolisian Polda Kalteng dan tak luput ucapan bela sungkawa atas korban yang meninggal di Bangkal Seruyan.

Masyarakat Aliansi peduli Bangkal Seruyan sangat kecewa sebab sampai saat ini tidak ada kunjung kejelasan dari pelaku penembakan Rizhiq (35) th dan Taufik.

“Dengan santainya Kapolda mengucapkan turut berduka tapi belum tuntas dan mengusut siapa oknum penembakan. Masyarakat adat dayak di suruh menghargai undang undang sedangkan aparat penegak hukum juga apakah sudah sesuai menjalankan undang undang atau menjalankan SOP nya yang mengakibatkan saudara kami meregang nyawa disaat menuntut keadilan” ungkap salah Sorang Pengunjukrasa.

Massa menuntut aparat bertanggung jawab atas peristiwa berdarah di Seruyan ini. Mereka juga menyerukan penindakan tegas oknum aparat yang memberikan instruksi penembakan pada masyarakat. Selain itu, mendesak Kapolri mencopot jabatan Kapolda Kalteng dan Kapolres Seruyan yang dinilai lalai dalam bertugas.
Berharap kejadian hal serupa ini yang dapat mencoreng institusi kepolisan jangan samapai terulang kembali di Negara Kesatuan Repubilk Insonesia.

(Prasetya.A.S,SE/Kabiro BIN Kota Palangka Raya)

Editor Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews