Banjir Musiman, Kades Tumbang Muroi Ingatkan Warga Tetap Tenang

Diupdate pada 21 April, 2025 5:07

Tayang Senin, (21/04/2025)

Kuala Kapuas-Borneoindonesianews.com,- Baru dua kering usai dilanda banjir, kini Desa Tumbang Muroi, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas kembali terendam banjir, Senin (21/4/2025).

Luapan air dari sungai Kapuas sudah menggenangi pemukiman warga Desa Tumbang Muroi tampak air yang sudah setinggi lebih kurang 1 meter lebih dan diprediksi akan bertambah tinggi lagi.

Terkait banjir musiman yang tahun 2025 ini, Kepala Desa Tumbang Muroi, Nanang Karyadi mengatakan, warga desa nya sangat terdampak, bahkan bukan hanya pemukiman saja yang terendam banjir, fasilitas umum, juga kandang ternak, lahan pertanian yang merupakan sumber ekonomi warga pun sudah terendam banjir.

“Baru saja kering, sekarang sudah banjir lagi,” ujar Nanang Karyadi.

“Apalagi warga baru saja memulai rutinitas seperti biasa kini terpaksa harus terhambat, kebun, lahan pertanian cabe kacang tanah yang terendam dulu baru saja kering, kini harus terendam lagi, begitu juga kolam ikan ikut terendam, pokoknya banyak sekali dampak terhadap masyarakat,” jelas Kades Nanang Karyadi..

Nanang Karyadi juga menghimbau kepada warga nya untuk tetap tenang dan sabar, di samping itu juga tetap waspada, terlebih bagi rumahnya bukan rumah panggung, dia khawatir debit air semakin tinggi bisa masuk rumah disaat warga lagi tertidur pulas pada malam hari.

“Saya himbau kepada masyarakat Desa agar tetap tenang, namun harus waspada, terlebih pada saat malam hari, takutnya rumah dimasuki binatang yang berbahaya seperti ular berbisa, kalajengking, kelabang dan lain-lain, kemudian untuk barang-barang elektronik segera ditaruh di tempat yang aman, untuk mengantisipasi kerugian,” imbuh Nanang.

Ia juga menyampaikan, akan segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan BPD untuk terus menerus memantau kondisi warga, jika memang harus mengungsi akan segera kita siapkan tempat pengungsian yang aman, dan mengerahkan Linmas untuk memperketat penjagaan keamanan lingkungan,” pungkasnya.

(Agus)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews