BUMDes Makmur Bersama Desa Kuta Tinggi Launcing Penanaman Jagung

Diupdate pada 11 September, 2025 2:45

Tayang Kamis, (11/09/2025)

Pakpak Bharat-Borneoindonesianews.com,- Untuk mendukung program Presiden RI terkait Ketapang Pemerintah Desa Kuta Tinggi Kecamatan Salak melalui BUMDes Makmur Bersama melaksanakan penanaman Jagung pioner P32 seluas 1 hektare, Pea Ganci Desa Kuta Tinggi (11/09/25)

Turut hadir Camat salak diwakili Roni Purba selaku kasi PPMD kecamatan Salak, Kepala Desa Kuta Tinggi Sudung Bancin, Bhabinkamtibmas H.Barus, pendamping lokal Desa, Seluruh BPD dan pengurus BUMDes “Makmur Bersama”

Kepala Desa Kuta Tinggi Sudung Bancin dalam arahan nya mengatakan kami pemdes Kuta Tinggi sangat mendukung program Ketapang yang di canangkan presiden RI Bapak Prabowo, melaui launcing penanaman jagung ini mari kita bekerja semaksimalmungkin agar tanaman jagung BUMDes kita ini bagus dan mendapatkan hasil yang memuaskan begitu juga dengan harga jual nantinya bisa lebih tinggi, demi kemajuan Desa Kuta Tinggi yang kita cintai jelas Kades

Kepada Pengurus BUMDes mari kita bersama sama jalin komunikasi yang baik, antara pemerintah Desa pengurus BUMDes dan anggota jika ada kendala dilapangan untuk segera kita musyawarah kan demi lancarnya progam Ketapang dan demi kemajuan Desa kita, tutup kades

Ketua BPD Sosiawan Bancin mengatakan mudah mudahan kedepannya program kedepannya bisa lebih baik dan lebih berhasil semoga BUMDes kita ini lebih maju dan nduma , tutup Sosiawan Bancin

Sementara Camat Salak yang diwakili Kasi PPMD Roni F Purba mengatakan atas nama pemerintah kecamatan Salak kami mohon maaf kepada seluruh hadirin atas ketidakhadiran Ibu Camat di launcing ini, ibu Camat sebenarnya ingin menghadiri launcing tetapi karena ada agenda yang lain sehingga ibu Camat tidak bisa hadir, kita dari kecamatan hanya memberikan pemikiran dan dukungan kiranya launcing penanaman jagung ini bisa
maksimal dan bisa berhasil sesuai dengan yang kita harapkan bersama tutup roni.

(AsTum)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews