Diupdate pada 15 Juli, 2025 8:07
Tayang Selasa, (15/07/2025)
Puruk Cahu-Borneoindonesianews.com – Provinsi Kalimantan Tengah Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan dan mengelola kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Bupati Murung Raya, Heriyus, secara resmi melepaskan puluhan peserta pelatihan Security Gada Pratama dan Operator Alat Berat yang akan mengikuti program pelatihan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Kegiatan berlokasi di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Senin (14/07/2025).
Pada kesempatan ini Bupati menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi peningkatan SDM berbasis potensi lokal. Ia menyebut pelatihan tersebut sangat penting dalam membentuk tenaga kerja yang terampil, mandiri, kompeten, produktif, dan berdaya saing.
Selain itu Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan serta pihak-pihak perusahaan yang telah mendukung program pelatihan ini melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), seperti PT SIS dan PT Borneo Prima.
“Tujuan pelatihan ini sangat mulia. Kita ingin menciptakan SDM yang mampu memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Murung Raya, terutama melalui sektor-sektor prioritas seperti pertambangan dan industri jasa, Program ini tidak hanya bersumber dari APBD, tapi juga dari CSR perusahaan. Kita dorong semua perusahaan di Murung Raya ikut serta membina tenaga kerja lokal,” tegas Heriyus.
Kepada para peserta, Bupati memberikan pesan tegas agar mereka menjaga nama baik daerah, bersikap disiplin, dan fokus selama mengikuti pelatihan. Ia berharap setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta tidak hanya siap bekerja di perusahaan, tetapi juga bisa menjadi wirausaha mandiri.
Kemudian Ia juga menyoroti pentingnya peran pelatihan ini dalam mendorong pemerataan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. Program pelatihan seperti ini, lanjut Bupati, akan diwajibkan kepada semua perusahaan di Murung Raya ke depannya. Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah memiliki sembilan program kartu pelatihan yang akan dilaksanakan bertahap, dengan target implementasi penuh pada tahun 2026, termasuk pelatihan di bidang mekanik, wirausaha, dan keterampilan lainnya.
(H.Helmi)
Editor Utama : Robet T. Silun






