Deklarasi Koalisi 9 Partai Politik Padang Pariaman Siap Dukung Suhatri Bur,SE.,MM di Pilkada 2024-2029

Diupdate pada 7 Agustus, 2024 5:49

Tayang Rabu, (07/08/2024)
Padang Pariaman-Borneoindonesianews.com,-Sembilan Partai Politik yakni 2 Partai Pengusung dan 7 Partai Pendukung. Diantara partai pengusung yang berkoalisi adalah partai PAN, PPP dengan akumulasi perolehan kursi DPRD sebanyak 11 Kursi (7 PAN, 4 PPP) resmi berkoalisi dan mendeklarasikan dukungan untuk Suhatri Bur, sebagai calon Bupati Padang Pariaman untuk Pilkada serentak periode 2024-2029, pada Rabu,(07/08/2024).

Deklarasi koalisi dilakukan dengan menandatangani kesepakatan dukungan antar ketua partai dengan Suhatri Bur,SE.,MM sebagai calon kepala daerah.

Tampak hadir dalam deklarasi koalisi partai politik yang menyatakan dukungan kepada Suhatri Bur ialah Yosdianto yang digadang-gadang sebagai pendamping Suhatri Bur, para ketua partai politik dan pengurus partai, tokoh-tokoh eksponen Padang Pariaman serta para pakar politik di daerah.

Berbagai yel-yel sebagai bentuk dukungan kepada Suhatri Bur untuk melanjutkan kepemimpinannya menuju periode kedua selaku Bupati Padang Pariaman, menggema saat deklarasi partai politik yang digelar Rabu sore di RM Nara, Tiram.

Dalam sambutannya, Suhatri Bur membranding slogan “SB AYO” (Suhatri Bur Aciak-Yosdianto) sebagai dukungan terhadap dirinya dan Yosdianto, selaku calon wakil bupati yang akan mendampingi dirinya bertarung di Pilkada Padang Pariaman 2024 ini.

“Saya terharu dengan dukungan yang mengalir hari ini kepada kami. Terimakasih kepada semua pihak yang hadir dan kawan-kawan lainnya yang berhalangan hadir. Maka dengan ini kita sepakat membranding slogan “SB AYO” (Suhatri Bur Aciak-Yosdianto),” ujar mantan Ketua Baznas Padang Pariaman ini.

Tak lupa, masih dalam sambutannya, Suhatri Bur bernostalgia dengan mengulas kenangan dan kedekatannya bersama tokoh-tokoh eksponen dan para ketua partai yang hadir.

“Pendidikan dan kesehatan kita majukan lagi. Karena kita punya Yosdianto yang punya pengalaman dan background di bidang pendidikan. Kita apresiasi Yosdianto karena dengan usia yang masih menginjak 47 tahun berani berhenti jadi PNS di Kementerian Pendidikan, dengan niat membangun Padang Pariaman,” cakap Aciak.

Aciak mengakui, program yang dia munculkan tak ada yang mercusuar, dirinya memilih untuk pro rakyat, dengan mengedepankan program berdasarkan skala prioritas.

“Jujur saya tidak mengedepankan program mercusuar, karna saya ingin lebih kepada pro rakyat, yang memihak rakyat dengan mengutamakan program skala prioritas. Tapi kita sudah berbuat sebelum yang lain melakukan,” sebut mantan Ketua KPU Padang Pariaman itu berapi-api.

(Z/Korwil Sumbar)
Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews