Dukung Program Layanan Masyarakat, Pemdes Lamunti Gelar Posyandu serta Pemberian Makanan Tambahan

Diupdate pada 18 Maret, 2025 2:35

Tayang Selasa, (18/03/2025)

Kuala Kapuas-Borneoindonesianews.com,- Pemerintah Desa Lamunti bekerjasama dengan pihak Puskesmas menggelar Posyandu dan Pemberian Makanan Tambahan untuk bayi dan balita, ibu hamil dan menyusui serta lansia yang bersumber dari dana desa, Selasa (18/3/2025).

Kegiatan posyandu dan Vaksinasi yang digelar di Balai Desa Lamunti Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng ini sangat membantu masyarakat karena merupakan pusat kegiatan masyarakat dalam pelayanan kesehatan.

“Ini merupakan kegiatan yang kami lakukan dengan menggandeng Puskesmas, serta kader posyandu desa Lamunti. Kami berupaya berikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat terlebih ibu hamil dan menyusui agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Kepala Desa Lamunti Ariwung.

Menurut Kades Ariwung, program ini sangat berdampak positif dalam menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan dan nifas.

Ariwung mengatakan, ada banyak manfaat terkait Posyandu dan ini harus diketahui oleh para ibu, jika rutin datang ke Posyandu maka tumbuh kembang anak selama masa keemasannya (0-5 tahun) akan terpantau dengan baik.

Selain, program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan balita.

“Jadi, jika kita hanya mengandalkan makanan pokok saja tidak cukup sehingga butuh makanan tambahan, akan tetapi, makanan tambahan untuk si kecil tidak boleh sembarang pilih karena bisa jadi sasaran gizinya tidak sesuai atau sebaliknya malah berlebihan,” ujar Ariwung.

Oleh karenanya, lanjut Kades Ariwung, hal yang mendasar ini menjadi perhatian khusus pemerintah baik pusat sampai pedesaan, sehingga dikembangkanlah program pemberian makanan tambahan balita (PMT).

“Kami menghimbau agar masyarakat yang ada khususnya ibu-ibu hamil dan anak balita untuk rajin mengikuti program-program kegiatan kesehatan yang digelar oleh pemerintah desa setempat,” pungkas Kades Lamunti Ariwung.

(Agus)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews