Kebutuhan Darah Meningkat, DPW PPNI NTT Gelar Donor Darah

Diupdate pada 4 Mei, 2024 7:37

Tayang Sabtu, (04/05/2024)

Kupang-Borneoindonesianews.com,- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyambut perayaan International Nurses’ Day (IND) atau Hari Perawat Internasional dengan menggelar aksi donor darah, berlangsung di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) NTT, tepatnya di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Sabtu (04/05/2024).

Ketua Panitia IND tingkat DPW PPNI NTT, Sakti Oktaria Batubara, di sela-sela kegiatan menerangkan bahwasanya aksi donor darah yang diselenggarakan tersebut merupakan bentuk kepedulian perawat dalam menolong atau mendukung kesembuhan pasien yang membutuhkan darah.

“aksi donor darah ini juga sekiranya bisa memenuhi kebutuhan darah pasien di rumah sakit seputaran Kota Kupang.” Kata Okta yang juga adalah Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPW PPNI NTT

Menurut Okta, kegiatan itu diikuti oleh pengurus PPNI NTT, perawat, mahasiswa keperawatan, dan masyarakat umum. Ia mengatakan, meskipun jumlah partisipan pada kegiatan itu tidak sebanding dengan kebutuhan darah di fasilitas kesehatan, tetapi dengan aksi donor darah itu semoga dapat memberikan dampak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kesempatan yang sama, Okta juga memberi perhatian khusus juga bagi partisipan dari kelompok mahasiswa keperawatan yang berasal dari institusi Universitas Citra Bangsa (UCB), Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kupang, dan STIKes Maranatha Kupang, menurutnya, keikutsertaan mahasiswa tersebut diharapkan dapat meningkatkan softskill, khususnya dalam mengasah sikap empati dan kepedulian terhadap sesama Manusia.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi kepada semua yang mendukung kegiatan ini, semoga aksi donor darah ini bisa dilakukan secara rutin pada masa mendatang,” harap Okta didampingi anggota panitia, di antaranya Antonia Hamu, Kornelis Nama Beni, Blasius Hane, Artati Doh, dan Angela Gili.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Aemilianus Mau, mengatakan aksi donor darah itu sejalan dengan tema IND: “Our Nurses. Our Future” karena perawat merupakan aset masa depan kesehatan dunia, sehingga perawat perlu terus meningkatkan kepeduliannya, yakni salah satunya bisa diterapkan melalui aksi donor darah seperti ini.

“Terima kasih kepada panitia dan peserta yang telah mendonorkan darah bagi pasien yang membutuhkan di RS,” tutup Aemilianus Mau yang turut donorkan darahnya bagi Masyarakat

Sementara itu, Pimpinan PMI Provinsi NTT yang pada kesempatan itu diwakili oleh Koordinator Pengelolaan Donor, Afriana Bte Helni Yohanis, menyampaikan mengapresiasi dan berterima kasih kepada DPW PPNI NTT yang telah menggagas kegiatan donor darah di tempat mereka, karena menurutnya kegiatan tersebut sangat positif dan membantu ketersediaan stok darah di PMI NTT yang selanjutnya bisa digunakan oleh pasien yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada perawat yang telah melakukan aksi nyata membantu pasien lewat kegiatan donor darah ini, semoga kerja sama yang sudah terlaksana bisa dilanjutkan pada masa mendatang,” kata Afriana.

Afriana juga mengungkapkan bahwasanya permintaan kebutuhan darah dari berbagai rumah sakit di Kota Kupang selalu tinggi, sementara ketersediaan di PMI NTT kadang tidak bisa memenuhinya, karena itu, ia berharap agar masyarakat umum, khususnya anak muda seperti mahasiswa keperawatan yang sudah melakukan aksi nyata pada kegiatan DPW PPNI NTT tersebut, kiranya bisa ikut mendonorkan darah di PMI NTT juga.

Ia meminta masyarakat yang ingin donorkan darahnya agar tidak perlu ragu karena dipastikan donor darah tersebut sudah melalui prosedur, steril dan aman.

“Intinya siap fisik dan mental, nanti kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum diambil darahnya,” kata Afriana.

Salah satu Mahasiswa semester II asal UCB , Veti Veronica Lilo, yang juga turut donorkan darahnya mengaku sempat gugup sebelum dimulainya kegiatan donor darah namun kemudian tergerak dari hatinya untuk menolong sesama manusia, ia putuskan untuk donorkan darahnya bagi pasien yang membutuhkan

“Pas ditusuk jarum tadi agak sakit tapi setelah itu semuanya aman, tidak apa-apa” kata Veti sambil tersenyum

Veti mengaku senang karena pengalaman donor darah pertamanya itu berlangsung lancar dan ia makin yakin untuk melakukan donor darah pada kesempatan lain nanti.
“Teman-tema yang belum pernah, silakan dicoba karena ini juga bisa membantu keluarga kita atau masyarakat umum,” pesan Veti kepada rekan muda yang lain.
Senada Mahasiswa lainnya, Marianus Jawu, mengatakan hal yang sama ia ingin donorkan darahnya untuk membantu pasien yang membutuhkan

“Saya ikut kegiatan ini karena ingin membantu orang yang membutuhkan, Semoga teman-teman lain bisa ikut donor darah juga, sehingga bisa membantu orang yang membutuhkan.” Ajak Marianus.

Sumber : Saverinus Suhardin (Infokom DPW PPNI NTT).

(Frid- Korwil-NTT).
Editor:Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews