Kecelakaan Maut Merenggut Nyawa Salah satu Warga Desa Tumbang Koling

Diupdate pada 15 Juli, 2024 6:32

Tayang Senin, (15/07/2024)

Tumbang koling,Borneoindonesianews,com,-
Terjadi kecelakaan dijalan poros Desa tumbang Koling arah PT,BHL,( Bumi hutan lestari) Jum,at,(12/07) dengan arah berlawanan.
Truk FOSO pengangkut CPO, PT BHL dengan Nopol,KH8707 TC yang dikendrai, (sopir) SugengArianto, kerap di sapa BAGONG, saat laoding CPO menuju Bulking tempat pencurahan CPO di wilayah desa Bukit Batu.

Namun tidak diduga diperjalanan Sugeng Arianto bernasib sial, diareal pos jaga PT BHL terjadi kecelakaan, FOSO yang kendarainya entah bagaimana saat mau perselisihan dengan sepeda motor,yang dikendarai, oleh Andreasuni dan ANDRIANUR, warga tumbang koling Terbalik hingga kedua nya terjatuh, Andreasuni jatuh sebelah kiri, sedangkan ANDRIANUR,terjatuh sebelah kanan mengakibatkan terlindas ban FOSO yang dikendarai,Sugeng Arianto

Dua warga tumbang koling tersebut berangkat bekerja namun tidak disangka sangka, ANDRIANUR mengelami korban kecelakaan hingga meninggal.

ANDRIANUR sempat dibawa ke klinik milik PT BHL,untuk mendapat perawatan medis,namun sangat disayangkan jelang 5 menit setibanya di klinik, korban menghembuskan napas terakhirnya.

Dengan adanya kejadian Na,as tersebut Kepala Desa(kades) Tumbang Koling, IYUL. Menyurati Pimpinan PT BHL. tertanggal,(12/072024) dengan Nomor:04/pemdes-TKL/VII/2024.
Perihal: larangan aktivitas laoding CPO melintas jalan desa tumbang koling sebelum ada kesepakatan Damai antara pihak manajemen PT, BHL dengan pihak keluarga korban kecelakaan,

Salah satu tokoh masyarakat desa tumbang koling, kecamatan cempaga hulu, kabupaten Kotawaringin Timur provinsi Kalimantan tengah itu saat di hubungi oleh media ini, melalui via telpon yang enggan disebut namanya
Menuturkan kekwatiran warga sekitar,ironisnya dengan adanya unit FOSO pengangkut CPO milik PT BHL, tersebut, sebelum terjadi korban kecelakaan hingga meninggal sudah beberapa kali nyaris menelan korban kecelakaan di jalan tumbang koling BHL mengingat badan jalan begitu sempit.

“ia juga menuturkan bahwa sebagian sopir FOSO PT BHL, sering kali ugal ugalan mengendarai truknya dengan kecepatan tinggi atau laju,

Anak anak pelajar, SMP/ SMA, dari desa tumbang koling,saat berangkat ke sekolah menuju sekolah SMP/SMA di PT BHL, selalu di ingatkan oleh orang tua mereka agar berhati hati di perjalanan dari berangkat hingga pulangnya,

Dengan adanya kejadian tersebut, agar semua yang berlalu lalang dijalan poros bhl tumbang koling agar lebih berhati hati, terlebih untuk sopir sopir baik sopir pengangkut CPO, sopir pengangkut TBS, hendaknya dapat mengurangi kecepatan nya, apalagi melewati pemukiman warga kalau kemarau, yang pasti debu nya sangat sangat mengganggu kesehatan,warga.

Sejak adanya berita ini, belum tau persis proses hukum nya apa kah sudah ditangi pihak kepolisian,apa belum, awak media pun sudah menghubungi pihak Polsek setempat namun tidak mengangkat via telpon nya, untuk menanyakan perihal tesebut kita berharap permasalahan tersebut bisa cepat tertangani pihak yang berwajib.

(Ruspandi/Wartawan kotim)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews