Kongres Tahunan PSSI , Ketua Umum PSSI Erick Tohir mau Gulirkan Liga 4 dan Liga Putri

Diupdate pada 12 Juni, 2024 7:07

Tayang Rabu, (12/06/2024)
Jakarta-Borneoindonesianews.com,-Kongres Bisa PSSi baru saja digelar di Hotel Shangri-La Jakarta pada Senin siang (10/6/2024).

Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Tohir memimpin langsung agenda Kongres tahunan ini.yang diikuti peserta delegasi dari 87 negara.

“Ya memang ada tiga terobosan yang ingin kita dorong. Satu, bagaimana Liga 4 ini bisa bergulir,” ujar Erick Thohir.

Liga 4 kemungkinan akan menjadi divisi empat dari Liga Indonesia setelah Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Saat ini, Liga Indonesia hanya memiliki tiga strata.

“Lalu yang kedua, kita juga mendorong selambat-lambatnya adanya liga putri untuk 2026. Itu yang poin nomor dua,” kata Erick Thohir.

Kongres ini juga dikuti pemilik suara yang terdiri dari perwakikan klub – klub Liga 1,Liga 2 ,Liga 3, Asosiasi Provinsi (Asprov) serta empat Asosiasi lainnya.

Dalam sambutannya Etick Tohir mengatakan,” Hari ini tentu kita kedatangan tamu terhormat , FIFA, AFC, dan AFF. Hari ini satu demi satu tujuan dan target kita sudah mulai terwujud .ini kerja keras , tanpa dia , ini tidak akan terjadi , Allah Maha Besar.” tutur Erick .

“Tapi kita jangan cepat puas karena goal- goal itu belum menemukan kesuksesan kita, kita jangan lengah , jangan cepat puas hingga akhirnya kebobolan lagi, itu fakta di sepak bola , jangan pemain saja yang kita dorong cetak goal , tapi Kira wajib punya goal masing- mas uang atas kehendak Allah, kita juara SEA Games setelah 32 tahun, ini luar biasa.Tentu sejak itu ini menjadi Euforia, tapi yang selalu saya sampaikan.” lanjut Erick Tohir

Berikut hasil Kongres Biasa PSSI Senin 10 Juni 2024:

1. Mendagri Sinkronisasi Permendagri No. 22 Tahun 2011 agar APBD bisa digunakan untuk pandanaan Kompetisi sekolah dan sepak bola amatir Liga 3 tapi bukan untuk klub.
2. Laporan Keuangan PSSI raup pendapatan hampir 700 miliar selama satu tahun terakhir 300 Miliar dari bantuan Pemerintah untuk Piala Dunia U -17 dan sisanya dari usaha sendiri.
3. Dana untuk setiap Asprov naik dari 300 juta menjadi 500 juta per tahun.
4. PSSI cicil utang 20 Miliar dari total 90 Miliar, Diharapkan lunas 2-3 tahun ke depan.
5. PT LIB dan klub diberi kesempatan review soal kompetisi musim depan (jadwal regulasi, kuota pemain asing dll).
6. PSSI minta PT. LIB langsung membuat jadwal kompetisi untuk 3 musim ke depan.
7. Mendorong penyelenggaraan Liga 4 dan Liga wanita.
8. Mempererat hubungan PSSI dengan Pemerintah, Asprov klub melalui kompetisi untuk pelajar dibawah Depdiknas.

(Lly)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews