Diupdate pada 16 November, 2023 6:02
Tayang Kamis, (16/11/2023)
Pekanbaru-Borneoindonesianews.com,- Bentuk kepedulian institusi kepolisian Republik Indonesia menanam sejuta pohon adalah aksi nyata dan bukan hanya kata-kata khususnya Polda Riau untuk mengantisipasi pemanasan global yang akhir-akhir ini hampir setiap provinsi mulai merasakan dampaknya. Termasuk di Provinsi Riau kota Pekanbaru, cuacanya ekstrem dan kerap dikait-kaitkan dengan kerusakan hutan di Riau konon sudah mendekati ambang batas. Pekanbaru sering berkabut karena.adanya kebakaran hutan. Tudingan untuk riau tak pernah habis-habisnya, Termasuk sebutan kota Pekanbaru minyak diatas minyak dibawa tapi rakyatnya masih banyak hidupnya senin kemis.
Nasib warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk, rumah mereka tanpa AC tentunya sangat merasakan betapa panasnya kota Pekanbaru karena miskin dengan pohon-pohon besar yang dilestarikan. Bahkan kota pinggiran Pekanbaru seharusnya memiliki seratusan hektar hutan kota dengan pohon-pohon besar gagah perkasa untuk dijadikan paru-paru kota. Tapi nyatanya Pekanbaru belum menambah luas hutan kotanya hanya sepetak, dan keadaannya terlihat hampir tergerus termakan usia.
Diharapkan sekali ke depan dengan adanya program penanaman serentak 10 juta pohon bersama Polri keberadaan kota Pekanbaru bisa dihijaukan kembali.
“Asal tidak hangat-hangat tahi ayam, program polri itu jitu mas? Ketus seorang warga disana.
Betapa gembiranya warga yang tinggal di Jalan Pinang Merah dan Jalan Padat Karya, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.” Semoga ke depan cuaca pekanbaru bisa adem ya bang, seperti di musim hujan”. ujar Lokkot asal medan yang tinggal di Jalan Padat Karya. Beda dengan Kadal asal Jambi yang tinggal di Jalan Pinang, mengaku senang sekali melihat pohon yang sudah ditanam di jalan dekat rumahnya sering kebanjiran bila musim penghujan.
Kegiatan tanam pohon dipimpin langsung Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi dan dihadiri oleh Gubernur Riau yang diwakili oleh Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ketua DPRD Prov Riau diwakili oleh Wakil Ketua III, Wakajati Riau, Kabinda Riau, Ka BNNP Riau, Danrem 031/WB diwakili Oleh Kasi Log, PJ Walikota Pekanbaru, Sekda Pekanbaru, Ketua DPRD Pekanbaru, Dandim 0301/PKU serta tamu undangan lainnya ini menanam kurang lebih 750 ribu bibit pohon- pohon keras dan pohon buah-buahan.
Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi mengatakan, kegiatan penanaman pohon serentak ini dilaksanakan, merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian RI khususnya Polda Riau untuk menjaga kelestarian alam dan untuk mengembalikan udara sejuk kota Pekanbaru yang akhir-akhir ini kurang bersahabat.
“Untuk Polda Riau sendiri punya target 1 juta pohon. Sementara kita masih ada kekurangan dari target 1 juta, namun demikian tadi kami sudah langsung koordinasi bahwasanya di tahun 2024 kita sudah menyiapkan bibit pohon sejumlah 750 ribu Pohon yang Insyaallah nanti akan kita tanam di wilayah Riau,” kata Brigjen Rahmadi.
Semakin banyak yang kita tanam bersama akan mencegah dampak kerusakan lingkungan seperti Abrasi dan tanah longsor ujarnya..
“Kegiatan ini adalah komitmen bapak Kapolri bersama TNI, Pemerintah, Stakeholder lainnya dan seluruh komponen bangsa untuk menghijaukan, melestarikan dan memperbaiki alam bumi Indonesia” kata Wakapolda.
Wakapolda menambahkan, penanaman pohon 2023 ini digelar secara serentak di 12 wilayah Kota dan Kabupaten di Riau dengan beberapa jenis pohon baik itu pohon keras maupun pohon buah-buahan.
“Penanaman pohon di tahun 2024 nanti, kita akan manfaakan lahan lahan-lahan tanpa harus merusak hutan yang akan kita jadikan sasaran utama untuk menanam pohon pohon keras dan pohon-pohon buah yang nantinya akan kita targetkan di daerah-daerah atau desa, sehingga evaluasi kegiatan penanaman pohon di tahun 2024 mudah-mudahan akan bisa tercapai,” tutup Wakapolda.( Ronggur.G Kabiro Kotamadya Pekanbaru)
Editor : Robet T.Silun






