Diupdate pada 28 Juni, 2025 6:08
Tayang Sabtu, (28/06/2025)
Timor Tengah Selatan-Borneoindonesianews.com,- Tempat parkiran kendaraan roda dua maupun berdoa empat di pinggiran jalan utama depan pasar inpres Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan-Provinsi NTT, semakin hari semakin sempit mengakibatkan terjadinya kemacetan lalulintas di atas badan jalan, hal itu terjadi lantaran seiring perkembangan zaman jumlah kendaraan semakin hari semakin bertambah, hal itu membuat Dinas Perhubungan Kabupaten TTS melakukan pembersihan lokasi belakang (sonaf) rumah jabatan Bupati TTS sebagai lokasi parkiran kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengatur parkiran kendaraan menjadi lebih baik dan mengatasi kemacetan lalulintas yang kian terjadi
Hal di ungkapan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten TTS, Apolos Banunaek ketika di temui media ini di ruang kerjanya, Senin (23/06/2025)
“Sebagai solusinya kita sudah bersihkan di depan pasar inpres itu sebagai tempat parkiran kendaraan roda dua maupun roda empat” tandasnya
Menurutnya, lokasi itu selain di jadikan sebagai tempat parkiran kendaraan juga bisa di gunakan sebagai tempat kuliner bagi masyarakat di malam hari, kata Banunaek, meskipun proyek itu sementara masih dalam tahap perencanaan namun pembersihan di lakukan terlebih dahulu sebagai solusi mengatasi kemacetan lalulintas yang kini terjadi
Rencananya Dishub TTS bakal menyediakan tempat parkiran yang layak untuk kendaraan sekaligus sebagai sala satu sumber peningkatan Pendapatan Daerah melalui penagihan karcis parkiran kendaraan
Selain itu, kemacetan lalulintas juga terjadi di tempat lain seperti petanahan lama yang di nilai di jadikan sebagai terminal bayangan yang tak pernah di atasi dari pemimpin ke pemimpin hingga kini, ia mengakui hal itu memang menjadi masalah dan juga kesulitan tersendiri di Kabupaten TTS, lantaran terminal kota Soe hanya mampu menampung hingga 22 kendaraan roda empat dan tak sebanding dengan bertambahnya kendaraan dari masa ke masa, karena itu sebagai solusi menurut Banunaek, TTS membutuhkan tambahan terminal tipe C untuk mengatasi terminal bayangan yang terjadi
Banunaek juga mengaku pihaknya sudah membangun komunikasi intens dengan Dinas Tanaman Pangan dan holtikultura Kabupaten TTS untuk membangun sala satu terminal tipe C untuk bus pedesaan di oenali tepatnya di lahan milik Dinas Tanaman Pangan dan holtikultura Kabupaten TTS
“Kalau kita sudah ada terminal, kita mungkin bagi, kendaraan dari bagian timur datang stop di oenali termasuk dari kuanfatu dan dari selatan datang stop di terminal haumeni, sehingga yang masuk kota hanya kendaraan kota dan kendaraan pribadi ” kata mantan Kabag keuangan Setwan TTS ini.
(Frid-Biro Kabupaten TTS).
Editor Utama:Robet T. Silun.






