Diupdate pada 23 Juli, 2026 1:20
Tayang Kamis, (23/07/2026)
Kendari-Borneoindonesianews.com,-Tantangan utama SulawesinTenggara ( Sultra ) tahun 2027 sangatlah kompleks bagi seorang Gubernur Sultra , Andi Sumangerukka ( AsR ) namun ikhtiar harus selalu ada bagi seorang mantan prajurit Angkatan Darat untuk terus melangkah bersama membangun masyarakat Sultra
Pegiat sosial politik Sulawesi Tenggara, Jadusin , sekaligus pendiri Teguh Bersama PrabowoS ( TeBaRi ) Institute memberikan dukungan atas seluruh ikhtiar Gubernur ASR diberbagai sektor pembangunan. Keterbatasan fiskal, ketimpangan antar wilayah dan optimalisasi sumberdaya manusia era ASR tidak boleh menjadi alasan pemerintah untuk berhenti ikhtiar.
Keseriusan AsR telah nampak dalam Musrenbang RKPD tahun 2027 yang dilakukan pada bulan Mei tahun 2026. Perencanaan pembangunan yang berbasis kolaborasi lintas pemerintahan dan sinergi antar level kebijakan terus diupayakan dengan tulus dan menghindari praktik Korupsi.
Jadusin, menambahkan pembangunan harus dipastikan memberi manfaat nyata bagi rakyat, bukan dengan janji palsu dan manipulatif dengan kerakusan KKN. Ikhtiar ASR membangun Sultra tanpa korupsi tentu menjadi kekuatan bersama seluruh Bupati – Wali kota Se – Sultra untuk menjadikan pengabdian sejati untuk rakyat.
ASR dengan visi ” Sultra Emas ” Perlahan telah diwujudkan mulai dari infrastruktur dan bedah rumah, beasiswa pendidikan, penguatan sektor kesehatan, pertanian, industri, UMKM, keberlanjutan lingkungan dengan skema pembiayaan konservasi kinerja dan berhasil menaikkan Indeks monitoring center for prevention ( MCP ) sebagai indikator pencegahan korupsi dari skor 30 melonjak tajam ke angka 86.
TebARi Institute akan terus mendukung seluruh kepala daerah di sultra yang fokus pada pelayanan keadilan – keterbukaan kebijakan yang nyata untuk rakyat tanpa banyak teori – janji perencanaan, KKN dan manipulatif anggaran.
Editor Utama : Robet T. Silun






