Diupdate pada 19 Juli, 2024 2:58
Tayang Jum’at, (19/07/2024)
Karo Berneh-Borneoindonesianews com,- satu ekor lembu ditemukan mati di perjalangan Mbal-Mbal Nodi, dan dibawa oleh puluhan peternak ke kantor Camat Laubaleng dan Kantor Polsek Mardinding, Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo, Jumat (19/07/2024).
Diketahui lembu yang tewas tersebut merupakan milik dari Thomas Perangin-angin, peternak dari Desa Perbulan Kecamatan Laubaleng.
Thomas menyebutkan, “Sudah Empat Ekor ternak saya yang mati dengan kondisi yang sama dan hari ini 1 ekor kembali mati” ungkapnya pada awak media di kantor Polsek Mardinding.
Menurut keterangan yang di peroleh dari salah satu peternak, lembu yang mati di duga diracun diketemukan pada pukul 12.00 wib malam tadi di dekat lokasi bangunan SD Inpres Dusun Payambelang Rambah Galaonggong pada saat peternak melakukan patroli setiap harinya dan melaporkannya ke peternak lainnya desa Mbal-mbal petarum.

Atas kesepakatan peternak, Jumat pagi ini puluhan peternak membawa lembu yang mati tersebut ke kantor camat agar diketahui oleh pemerintahan dan membuat laporan ke Polsek Mardinding.
Di dekat lokasi matinya lembu tersebut, didapati sebuah ember berisi air yang di duga racun juga dibawa ke kantor Polsek Mardinding sebagai barang bukti dan peternak juga berharap agar pihak Polsek dapat menyelidiki dan menangkap oknum yang secara sengaja meracuni hewan ternak di perjalangan Mbal-Mbal Nodi, karena sebelumnya ada juga 15 ekor lembu yang mati dengan kondisi yang sama agar kematian hewan ternak tidak terjadi kembali.
Reporter Media Borneo Indonesianews.com juga meminta konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Mardinding IPDA S. Sinulingga atas kejadian tersebut, “benar kita terima masyarakat yang membawa lembu dalam keadaan sudah mati, dan mereka sudah buat laporan pengaduan, akan lakukan penyelidikan atas kejadian tersebut” ucap Kanit.
(Edy)
Editor Utama : Robet T. Silun






