Diupdate pada 20 Juli, 2026 8:52
Tayang Senin, (20/07/2026)
Nias-Borneoindonesianews.com,- Sejumlah mahasiswa dan masyarakat di Nias menggelar aksi di depan Mabes Polri Nias pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 16.06 WIB. Aksi tersebut bertujuan menuntut kejelasan serta keadilan atas kasus meninggalnya mahasiswi bernama Agnes Zebua yang diduga akibat penganiayaan.
Aksi ini digelar lantaran hingga kini belum ada perkembangan signifikan dari laporan yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian.
“Sudah tiga bulan laporan ini kami sampaikan, namun sampai saat ini belum ada tindakan maupun penjelasan dari pihak Mabes Polri Nias. Kami datang untuk mencari keadilan dan meminta kejelasan,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat kepada awak media di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, keluarga korban dan masyarakat mengaku kecewa karena penanganan kasus tersebut dinilai belum menunjukkan kemajuan.
Masyarakat juga berharap agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Mereka meminta Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk turun tangan dengan menugaskan tim khusus guna mengusut tuntas kasus tersebut.
“Kami butuh keadilan. Jangan sampai ada intimidasi terhadap masyarakat. Kami juga meminta adanya evaluasi terhadap pimpinan di Polres Nias agar proses hukum berjalan transparan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Mabes Polri Nias belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus kematian Agnes Zebua. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh penjelasan dari pihak terkait.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut rasa keadilan masyarakat terhadap penegakan hukum di daerah.
Editor Utama : Robet T. Silun






