Siswa SMPN 1 Seruyan Nyungsep Di Jalan Berkubang Lumpur

Diupdate pada 3 Mei, 2025 1:24

Tayang Sabtu, (03/05/2025)

Kuala Pembuang-Borneoindonesianews.com,- Moment peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Seruyan, menyisakan tangis bagi pelajar yang berada di Kecamatan Seruyan Tengah. Bagaimana tidak, kondisi ruas jalan yang harus mereka lewati untuk pergi dan berangkat sekolah sangat jauh tak bersahabat.

Seperti kejadian yang dialami beberapa pelajar dari SMPN 1 Seruyan Tengah saat dalam perjalanan pulang dari sekolah. Dimana beberapa siswa itu, nyungsep bersama kendaraan yang mereka kendarai di jalan penghubung yang penuh dengan kubangan lumpur, pada Jum’at (2/5/2025).

Menurut pengakuan Rio, salah seorang warga Seruyan Tengah, siswa yang terperosok di jalan penuh lumpur itu berasal dari Desa Bukit Tahinting seusai pulang sekolah di SMPN 1 Seruyan Tengah.

“Akses jalan dari bina desa (Bukit Tahinting) RT.13 Kelurahan Rantau Pulut jalannya rusak parah, setelah beberapa hari yang lewat diguyur hujan lebat,” kata Rio, Sabtu (3/5/2025).

Kerusakan terparah lanjut Rio, terdapat dibeberapa titik dengan maksimal panjang kerusakan sekitar 20-50 meter.

“Tak ada akses lain bagi para siswa atau warga untuk sampai kelokasi tujuan. Cuma ini jalan satu-satunya yang bisa dilewati,” ucapnya.

Rio menyayangkan, lambannya pemerintah daerah atau provinsi dalam menangani kerusakan jalan yang sudah sangat parah tersebut.

“Ruas jalan ini sudah lama tidak diperbaiki,” cetusnya. Sehingga menjadi kendala bagi masyarakat penggunanya terlebih bagi siswa yang setiap hari melewati jalan tersebut.

Rio menaruh harapan, para siswa yang tiap hari harus berjibaku dengan jalanan berlumpur, melihat perjuangan mereka untuk bersekolah semoga bisa menjadi anak-anak yang sukses dikemudian har.

(Par/ Rij)

Editor Utama : Robet T. Silun

Bagikan via:

Berita Milik BorneoIndonesiaNews